Tokoh Nasional
Kisah Presiden Soekarno Diberondong Empat Granat, Kelompok Ini Pelakunya
Tiba-tiba di tengah suasana penuh kegembiraan itu terdengar suara keras ledakan granat.
hanya satu yang nyaris berhasil dan menimbulkan korban cukup besar.
Yakni upaya pembunuhan berdarah yang berlangsung pada 30 November 1957 di Jakarta.
Bagaimana kronologisnya?
Hari itu sekitar pukul 20.55 WIB, Bung Karno dan para pengawalnya
sedang berjalan keluar dari acara ‘malam amal’ yang berlangsung di Perguruan Cikini, Jakarta Pusat.
Sekitar 500 tamu, para pengajar, dan murid-murid menyambut Bung Karno
penuh suka cita mulai dari awal hingga akhir acara.
Baca juga: Potret Jadul Jokowi dan Sri Mulyani, Ternyata Sudah Kenal Lama, Gaya Rambut Beda
Ketika akan meninggalkan acara, Bung Karno menuruni tangga dari lantai dua
ke lantai dasar yang saat itu dipenuhi anak-anak dalam posisi berdiri berjajar meski sedang turun hujan.
Sambil membelai rambut anak-anak yang mengerumuninya,
Bung Karno berjalan menuju mobil kepresidenan yang sudah menunggunya dalam kondisi pintu sudah terbuka.
Masih dikerumuni sejumlah anak yang malah tampak mengejar,
Bung Karno berhenti sejenak untuk menyambut hormat komandan Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres).
Tiba-tiba di tengah suasana penuh kegembiraan itu terdengar suara keras ledakan granat.
Belum sempat para pengawal bereaksi atas ledakan granat yang pertama,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/soekarno-11.jpg)