Berita Bolsel
SMA dan SMK di Bolsel Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka
Iswan mengatakan, jika ada SMA ataupun SMK yang ingin menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah syaratnya harus lengkap.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), akan melihat langsung sekolah yang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Hal ini dikatakan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Iswan Lupujo pada awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.
Iswan mengatakan, jika ada SMA ataupun SMK yang ingin menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah syaratnya harus lengkap.
Syarat yang perlu dilengkapi pihak sekolah tentunya protokol kesehatan Covid-19, dari tempat cuci tangan.
Penyediaan masker untuk siswa, surat izin orang tua siswa, mengatur jumlah tempat duduk di dalam kelas maksimalnya 15 tempat duduk untuk siswa dalam satu kelas.
"Kalau itu sudah dilengkapi oleh pihak sekolah kami akan melihat langsung," kata dia.
"Dan kalau kami lihat sekolah itu sudah melengkapi persyaratannya, kami akan mengizinkan sekolah itu untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah,” tambah Iswan.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kondisi pandemi ini tidak bisa memaksakan pembelajaran harus seperti maunya guru.
Ada beberapa sekolah yang masih mengunakan pembelajaran BDR dengan menerapkan metode luring dan daring.
"Namun dalam situasi pandemi ini guru tidak bisa memaksakan siswa harus jadi yang guru inginkan,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapan, ada 5 sekolah di Bolsel yang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Jadi sekolah yang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka SMA N 1 Bolaang Uki, SMA N 1 Pinolosian.
SMA Posigadan SMK Posigadan, dan SMK Budimulia yang berada di Kecamatan Pinolosian Tengah.
"Lima sekolah ini setelah kami cek sudah sangat siap melaksanakan belajar mengajar di sekolah,” katanya.
Ia pun berharap semua sekolah yang ada di Bolsel dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka di sekolah dan juga memberikan semangat kepada tenaga pendidik.