Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News Analysis

Harapan dan Tantangan BSG di Tangan Direksi Baru Menurut Ekonom Robert Winerungan

Tidak hanya nasabah, harapan juga datang dari pemerintah daerah di dua provinsi yang notabene para Pemegang Saham.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Komisaris dan Direksi Bank SulutGo 2021-2025 ditetapkan dalam RUPS LB di Yama Resort Tondano, Kamis (18/03/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Harapan dan ekspektasi masyarakat Sulut dan Gorontalo terhadap Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (BSG) semakin besar seiring besar.

Tidak hanya nasabah, harapan juga datang dari pemerintah daerah di dua provinsi yang notabene para Pemegang Saham.

Ekonom Sulut dari Universitas Negeri Manado (Unima), Dr Robert Winerungan mengatakan, pasca ditetapkannya Komisaris dan Direksi BSG 2021-2025, tantangan yang ada semakin besar.

"Nasabah, pemilik saham berharap BSG menjadi bank besar, bank devisa yang berdaya saing tinggi," ujar Winerungan kepada Tribun Manado, Senin (22/03/2021).

Harapan ini ada karena BSG adalah asset daerah. BSG bank milik daerah yang menjadi tumpuan untuk menghasilkan pendapatan daerah dalam bentuk deviden dan menjadi alat kebijakan keuangan daerah.

Meskipun demikian, kata Winerungan, harapan ini dapat terwujud jika BSG dipersiapkan menjadi bank yang punya usaha yang berkembang dengan teknologi.

Robert Winerungan.
Robert Winerungan. (FACEBOOK)

"Industri perbankan saat ini berkembang dengan sangat cepat, dituntut beradaptasi dengan ekonomi digital khususnya financial teknologi," jelasnya.

Kata Sekretaris ISEI Cabang Manado ini, dunia perbankan--termasuk BSG--harus bersiap menghadapi tantangan besar di era digital saat ini yaitu fintech dan neobank.

The Challenger Bank Fintech merupakan jasa keuangan yang digabungkan dengan teknologi.

Sedangkan Neobank adalah bank yang beroperasi secara digital penuh tanpa kehadiran banyak cabang dan tidak terlalu banyak membangun gedung.

Kehadiran Fintech dan Neobank tak lepas dari kelanjutan perkembangan
teknologi digital di era rev 4.0 dan 5.0.

Era ini ditandai berbagai kemajuan teknologi yang menakjubkan dan revolusioner seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data dan sebagainya.

Menghadapi ini tantangan utama perbankan adalah bank harus segera bersiap menyambut dan beradaptasi dengan berbagai teknologi digital untuk peningkatan layanan perbankan.

Kemudian perbankan harus melakukan transformasi digital berdasarkan seperti Inovasi dan SDM yang terlatih baik.

Kemudian, BSG harus mengantisipasi bisnis ke depan yang tak hanya berorientasi pada pertumbuhan aset namun juga pada pengembangan paradigma bisnis perbankan yang makin menyesuaikan dengan paradigma Fintech dan Neobank yang akan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved