Berita Boltim
DTKS Belum Rampung, Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Boltim Ditunda
Alasan BST ditunda karena belum rampungnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terhadap NIK KTP dari pihak Dinas Kependudukan Catatan Sipil.
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Rizali Posumah
Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunda peksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat yang Terdampak Covid-19.
Kepala Dinsos Boltim Slamet Riyadi Umbola menjelaskan, alasan BST ditunda karena belum rampungnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terhadap NIK KTP dari pihak Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil).
• DITUTUP HARI INI, Segera Daftar Prakerja Gelombang 15, Simak Caranya Berikut Ini
• Nama Driver Ojek Online Yang Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusuk di Leher, Kejadian di Jati Utomo
"Jadi dampaknya mulai bulan Maret tahun 2021 untuk warga terdampak Covid-19," ucapnya.
Slamet Riyadi Umbola menjelaskan, BST dengan besaran Rp 300 ribu per kepala keluarga keluarga (KK) tersebut mengalami penundaan berdasarkan surat edaran Menteri Sosial (Mensos) RI.
Kata dia, hingga sekarang ini perbaikan DTKS terhadap NIK belum juga selesai.
"Apabila dipaksakan dikhawatirkan BST bisa menjadi pemicu masalah dikemudian hari," ucapnya.
Ia pun berharap, masyarakat Boltim bisa bersabar hingga DTKS rampung.
"Setelah perbaikan DTKS BST tuntas pasti disalurkan," terangnya.
Lanjutnya, pihak Dinsos Boltim juga masih akan melakukan validasi dan verifikasi penerima bantuan tersebut.
Sebab, tidam menutup kemungkinan, ada penerima BST sudah meninggal dunia atau tingkat ekonominya sudah mapan.
"Mungkin, juga ada yang menjadi Pegawai Negeri Sipil. Tentu dialihkan kepada warga lain yang membutuhkan," jelasnya.
Ia menambahkan, kuota penerima BST di Boltim kurang lebih 3.500 dalam kategori keluarga penerima manfaat (KPM).
"Jadi semua harus bersabar. Kami pun berharap secepatnya data rampung sehingga BST sudah bisa disalurkan,"
tandasnya. (ana)
• VIDEO Detik-detik Jepang Diguncang Gempa Bumi 7,2 SR, Getarannya Picu Tsunami Setinggi 1 Meter
• 21.081 Warga Jepang Bunuh Diri pada 2020, Anak-anak Tertinggi
• Cantiknya First Lady Minahasa Utara Kala Mengunjungi Pantai Kinunang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinsos-boltim-slamet-riyadi-umbola.jpg)