Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

DTKS Belum Rampung, Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Boltim Ditunda

Alasan BST ditunda karena belum rampungnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terhadap NIK KTP dari pihak Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

Tayang:
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala Dinsos Boltim Slamet Riyadi Umbola. 

Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunda peksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat yang Terdampak Covid-19.

Kepala Dinsos Boltim Slamet Riyadi Umbola menjelaskan, alasan BST ditunda karena belum rampungnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terhadap NIK KTP dari pihak Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil).

DITUTUP HARI INI, Segera Daftar Prakerja Gelombang 15, Simak Caranya Berikut Ini

Nama Driver Ojek Online Yang Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusuk di Leher, Kejadian di Jati Utomo

"Jadi dampaknya mulai bulan Maret tahun 2021 untuk warga terdampak Covid-19," ucapnya.

Slamet Riyadi Umbola menjelaskan, BST dengan besaran Rp 300 ribu per kepala keluarga keluarga (KK) tersebut mengalami penundaan berdasarkan surat edaran Menteri Sosial (Mensos) RI.

Kata dia, hingga sekarang ini perbaikan DTKS terhadap NIK belum juga selesai.

"Apabila dipaksakan dikhawatirkan BST bisa menjadi pemicu masalah dikemudian hari," ucapnya.

Ia pun berharap, masyarakat Boltim bisa bersabar hingga DTKS rampung.

"Setelah perbaikan DTKS BST tuntas pasti  disalurkan," terangnya.

Lanjutnya, pihak Dinsos Boltim juga masih akan melakukan validasi dan verifikasi penerima bantuan tersebut.

Sebab, tidam menutup kemungkinan, ada penerima BST sudah meninggal dunia atau tingkat ekonominya sudah mapan.

"Mungkin, juga ada yang menjadi Pegawai Negeri Sipil. Tentu dialihkan kepada warga lain yang membutuhkan," jelasnya.

Ia menambahkan, kuota penerima BST di Boltim kurang lebih 3.500 dalam kategori keluarga penerima manfaat (KPM).

"Jadi semua harus bersabar. Kami pun berharap secepatnya data rampung sehingga BST sudah bisa disalurkan,"
tandasnya. (ana)

VIDEO Detik-detik Jepang Diguncang Gempa Bumi 7,2 SR, Getarannya Picu Tsunami Setinggi 1 Meter

21.081 Warga Jepang Bunuh Diri pada 2020, Anak-anak Tertinggi

Cantiknya First Lady Minahasa Utara Kala Mengunjungi Pantai Kinunang

Berita tentang Boltim lainnya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved