Penanganan Covid
Berdasarkan Survei, Anak Muda Paling Banyak Bersedia Divaksin Covid-19, Perbedaan Cukup Tajam
Berdasarkan Survei, Anak Muda Paling Banyak Bersedia Divaksin Covid-19. Bahkan Perbedaan Cukup Tajam.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Berdasarkan Survei, Anak Muda Paling Banyak Bersedia Divaksin Covid-19.
Bahkan Perbedaan Cukup Tajam.
BERITA PILIHAN EDITOR :
Baca juga: Ruben Onsu Diam-diam Rekam Luna Maya saat Ariel NOAH Bernyanyi di HUT ANTV, Kedekatan BCL Disorot
Baca juga: Kecelakaan Maut, Suami Istri Tewas Ditabrak Ambulans, Korban Tiba-tiba Belok Tak Lihat Belakang
Baca juga: Wasiat Terakhir Rani Andriani yang Meninggal Dibakar Suami: Jangan Dendam Mak, Yang Sudah Ya Sudah
TONTON JUGA :
Data ini menurut rilis Lembaga survei Indikator Politik Indonesia.
Secara umum menyatakan mayoritas anak muda bersedia divaksin Covid-19.
Berdasarkan temuan survei tersebut 73,2 persen anak muda bersedia divaksin
dan 21,5 persen lainnya tidak bersedia.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan ada
perbedaan yang cukup tajam dengan temuan survei terhadap masyarakat umum
yang bersedia divaksin.
Waktu itu, kata Burhanuddin, masyarakat umum yang bersedia hanya kurang lebih
sekitar 54 sampai 55 persen.
Hal tersebut disampaikannya dalam rilis survei bertajuk Suara Anak Muda Terhadap
Isu-Isu Sosial Politik Bangsa secara virtual pada Minggu (21/3/2021).
"Tapi kalau ditanyakan ke anak muda yang bersedia jauh lebih tinggi, total yang bersedia 73,2 persen.
Ini kabar bagus ya.
Yang tidak bersedia itu jauh lebih sedikit dibandingkan masyarakat umum (21,5 persen
anak muda tidak bersedia)," kata Burhanuddin.
Berdasarkan cross tabulasi survei tersebut, kata Burhanuddin, etnik yang tingkat kebersediaan
untuk divaksinnya jauh lebih rendah dibanding yang lain adalah mereka yang mengaku anak muda etnik Minang.
"Di luar itu tidak ada beda mau tingkat pendidikan, pendapatan, desa/kota, dan seterusnya," kata Burhanuddin.
Kemudian kalau dilihat apakah mereka percaya atau tidak percaya vaksin Covid
bisa mencegah tertular covid lagi-lagi ada perbedaan.
Selain itu, kata Burhanuddin, anak muda cenderung lebih percaya bahwa vaksin bisa mencegah tertular covid.
Sebanyak 73,7 persen anak muda percaya dan 53,5 persen masyarakat umum percaya.
Berdasarkan survei tersebut juga, kata Burhanuddin, anak muda dari Minang cenderung
tidak percaya vaksin bisa mencegah tertular covid-19 dibanding etnik lain.
Survei tersebut dilaksanakan pada 4 sampai 10 Maret 2021.
Survei dilakukan melalui kontak telpon kepada responden mengingat situasi pandemi covid-19.
Populasi survei adalah generasi Z yang lahir pasca reformasi yang berusia 17 tahun sampai 21 tahun.
Sampel survei sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak dari sampel acak
survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.
Survei dilakukan dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden,
dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
(Tribunnews.com/Gita Irawan)
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 7,2 dan Tsunami Tadi Malam, Sebanyak 8 Orang Terluka, Banyak Reruntuhan
Baca juga: Ashanty Menangis Dengar Kata-kata Aurel: Bunda Orang Pertama yang Membela Aku Mati-matian
Baca juga: Masih Ingat Danty Rukmana Cucu Presiden Soeharto? Ditipu Mantan Suami Rp 2 Triliun, Ini Kabarnya
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Maret 2021: Mayoritas Anak Muda Bersedia Divaksin Covid-19
Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/berdasarkan-survei-anak-muda-paling-banyak-bersedia-divaksin-covid-19-perbedaan-cukup-tajam.jpg)