Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nike Ardila

Mengenang 26 Tahun Nike Ardilla Tiada, Namun Para Fans Masih Terus Merayakan Kepergiannya

Setiap 19 Maret, para penggemar setia masih rutin berziarah ke makam penyanyi kelahiran 27 Desember 1975 tersebut.   

Tayang:
Editor: Fistel Mukuan
NET/Kolase Tribun Manado
Foto mendiang Nike Ardilla. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Masyarakat kelahiran tahun 90an pastinya sangat mengenal penyanyi tenar multi talenta Nike Ardilla.

Namun, sayang hidupnya tidak setenar pekerjaannya.

Tahun ini sudah 26 Nike Ardilla tiada.

Jasadnya kini terbujur dalam keharibaan alam di kompleks pemakaman umum Kampung Cidudu RT 07/04, Dusun Lebaklipung, Desa/Kecamatan Imbanagara , Kabupaten Ciamis.

Anak bungsu pasangan R Eddy Kusnadi (alm) dan Ny Ningsihrat yang bernama asli Raden Rara Nike Ratnadilla.

Seperti diketahui Nike Ardilla meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jl RE Martadinata (Jl Riau) Kota Bandung pada 19 Maret 1995 pukul 06.00. Dua puluh enam tahun lalu.

Mobil sedan Honda Genio berpelat nomor D 27 AK (kadang diterjemahkan Desember 27 Angka Kelahiran) yang dikemudikan Nike Ardilla membentur tembok di sisi jalan yang pagi itu masih sepi.    

Pelantun lagu “Bintang Kehidupan” tersebut berpulang saat puncak kejayaannya di usia yang masih muda belia, 19 tahun.

Jenazah sang legenda diboyong ke kampung halamannya di Ciamis. Almarhumah dimakamkan di pemakaman umum Cidudu Imbanagara, tak jauh dari bekas pusat Kerajaan Galuh Imbanagara, Barunai.     

Setiap 19 Maret, para penggemar setia masih rutin berziarah ke makam penyanyi kelahiran 27 Desember 1975 tersebut.   

Tanggal 19 Maret seakan menjadi hari keramat bagi para penggemar Nike Ardilla.

Mereka selalu menyempatkan diri untuk datang berziarah ke makam Nike Ardilla yang berlokasi tak jauh dari Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya (jalan nasional jalur selatan via Ciamis) tersebut.

Nike Ardilla 2

Musala di Makam Nike Ardilla (tribunjabar/andri m dani)

Termasuk hari Jumat (19/3) ini, meski masih dalam masa pandemi, para penggemar fanatik tetap menyempatkan diri datang untuk berziarah.

Sudah banyak penggemar yang datang dan pergi. Baik secara perorangan maupun berombongan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved