Berita Tomohon

Terkait PPKM Mikro, Begini Penjelasan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk

Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang bakal melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Caroll Senduk 

Manado,TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang bakal melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro

yang akan dimulai pada 23 Maret hingga 5 April 2021.

Ini menyusul pihak Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syafrizal.

Baca juga: Ini Kata Kapolres Bitung Terkait Poin 6 Program Prioritas Kapolda Sulut

Baca juga: Begini Pelayanan Kejati Sulawesi Utara, Terus Layani Perlindungan Hukum di Masyarakat

Baca juga: Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Dokter Cantik Farah Syafira Mokoginta Ungkap Hal Ini

Lantas terkait hal tersebut, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyebut untuk Tomohon Pemberlakuan sudah terlebih duluh dilakukan.

Bahkan pemberlakuan PPKM Mikro sudah diterapkan hampir di seluruh kelurahan yang ada.

"Sudah diberlakukan. Malah sudah dilaksanakan hampir di seluruh kelurahan," ungkap Caroll, Jumat (19/3/2021), sore didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Toar Pandeirot.

Baca juga: Ada Diskon 40 Persen di Four Points Manado  

Baca juga: Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Dokter Cantik Farah Syafira Mokoginta Ungkap Hal Ini

Baca juga: Hati-hati Setiap Sekda, Jika Tak Bekerja Profesional, Menpan-RB Bolehkan Bupati/Walikota Untuk Ganti

Dia pun menyebut pelaksanaan di tiap Kelurahan seperti dilaksanakan pengaktifan pos-pos penanganan Covid-19.

"Satgas-satgas penanganan Covid-19 di tiap kelurahan sudah berjalan.

Jadi dengan adanya instruksi Menteri akan kian diperketat sesuai dengan melihat kajian-kajian terlebih dahulu," jelas Caroll.

Baca juga: Ingat Adian Napitupulu? Aktifis 1998 yang Jatuhkan Rezim Soeharto, Pernah Tolak Tawaran Menteri

Baca juga: PMI Boltim Kembali Lakukan Aksi Penyemprotan Disinfektan di Tempat Umum

Baca juga: Apresiasi Pembentukan DPC Masata, Kadispar Sulut Ingatkan Tetap Koordinasi dengan Pemerintah

Hal tersebut juga seiring dengan dibentukanya Kampung Tangguh.

"Tujuan utama dibentuknya kampung tangguh agar masyarakat aware (peduli) dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

Adanya kampung tangguh mendorong masyarakat lebih taat dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungannya," terangnya.

Baca juga: Masih Ingat Korban Tragedi di Masjid Haram Mekkah Asal Indonesia? Kabarnya Kini Bangun Masjid

Baca juga: Hasil Drawing Perempat Final Liga Champions: Potensi Real Madrid di Final? Berikut Jadwal Lengkapnya

"Selain itu, pemetaan sosial kemasyarakatan bisa lebih efektif,

didukung akurasi data yang cepat dalam distribusi bansos

dan peningkatan ekonomi masyarakat," tandas Caroll. (hem)

Baca juga: Hati-Hati, Kawasan Segitiga Petot Akan Dipasangi CCTV

Baca juga: PMI Boltim Kembali Lakukan Aksi Penyemprotan Disinfektan di Tempat Umum

Baca juga: Sakit Hati, Polisi Ini Pergoki Istrinya Tidur Dengan Selingkuhan, Ada Alat Kontrasepsi dan Tisu

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved