Nike Arilla
Mengenang Nike Ardilla, 6 Tahun Karier Cemerlang Sang Bintang Kehidupan, Legenda Musik Indonesia
26 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis almarhum/almarhumah di Indonesia yang mempunyai pencapaian seperti Nike.
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari ini 19 Maret 1995 atau 26 tahun yang lalu, Nike Ardilla, salah satu legenda musik pop di Asia Tenggara meninggal dunia.
Nike, meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jalan Raden Eddy Martadinata, Bandung.
Mobil Honda Civic warna biru metalik yang dikendarainya menabrak pagar beton. Sang Lady yang belum genap 20 tahun itu meninggal beberapa saat kemudian.
Lagu-lagu yang ia nyanyikan, hingga hari ini masih terus didengar orang-orang lintas generasi di negara-negara rumpun Melayu: Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura.
26 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis almarhum/almarhumah di Indonesia yang mempunyai pencapaian seperti Nike.
Satu-satunya tokoh dari budaya pop yang dikeramatkan di Indonesia, di mana hal seperti ini di Indonesia hanya lazim dilakukan untuk para tokoh agama, pejuang atau pemikir besar.
Dia tercatat sebagai urutan 4 dari 100 perempuan paling berpengaruh di Indonesia.
September 2020 Anugerah Musik Indonesia (AMI) memberikan penghargaan kepada Nike Ardilla sebagai Legenda.
Profil dan Karier
Nike Ardila dilahirkan dengan nama Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi pada tanggal 27 Desember 1975, di Bandung, Jawa Barat.
Ia adalah anak terakhir dari pasangan R. Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihrat dan merupakan anak perempuan satu-satunya.
Bakat Nike sudah terlihat sejak dirinya masih kecil. Umur 5 tahun Nike sudah berani tampil di setiap ada acara keluarga.
Semakin bertambah umur, bakat Nike semakin terlihat. Ia pun kerap memenangi lomba menyanyi.
Di umur 11 tahun, Nike pertama kalinya muncul di layar kaca Indonesia.
Beberapa tahun kemudian, namanya sudah dikenal luas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kecelakaan-mobil-nike-ardilla-meninggal-di-usia-19-tahun-45566.jpg)