News
Gibran, Aria Bima, dan Etik Suryani Dipanggil Ganjar Pranowo, Untuk Bicarakan Masalah, Ada Apa?
Gibran mengatakan sejumlah persoalan dibahas dalam pertemuan itu. Intinya, bagaimana membangun kerjasama dalam pembangunan kawasan Solo Raya.
Sementara, Gibran mengatakan bahwa pertemuan itu digelar santai. Ia bersama Ganjar, Etty dan Aria Bima hanya ngobrol terkait sinergi pembangunan daerah.
Gibran mengatakan sejumlah persoalan dibahas dalam pertemuan itu. Intinya, bagaimana membangun kerjasama dalam pembangunan kawasan Solo Raya.
"Kami membahas pengembangan Solo Raya. Kerja sama di wilayah Solo Raya penting. Karena masalah Sukoharjo itu masalah Solo juga. Masalah bersama dan harus diselesaikan bersama," katanya.
Ia memberikan contoh masalah kerusakan Underpass Makamhaji di Kartasura Sukoharjo. Dampak dari kerusakan itu berdampak pada lalu lintas di Kota Solo sehingga pengguna jalan dalam kota padat.
Selain itu, adanya laporan jalan berlubang di Gemolong Kabupaten Sragen, yang mengadu kepada Gibran.
"Kan tidak bisa saya bilang, itu bukan kewenangan saya karena bukan wilayah Solo, nggak bisa seperti itu.
Sekarang semua masalah harus diselesaikan bersama, karena Solo Raya ini saling bergandengan tangan," tegasnya.

Foto; Aria Bima (tribun solo)
Selain itu, persoalan konektivitas antar wilayah di Solo Raya lanjut Gibran juga dibahas dalam pertemuan itu. Misalnya, rencana pengembangan moda kereta api yang menghubungkan Solo Raya, serta penambahan koridor BRT ke wilayah-wilayah itu.
"KRL sudah disiapkan, selain itu koridor-koridor BRT juga harus ditambah. Sehingga, konektivitas dan jangkauan masyarakat jadi lebih luas," jelasnya.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mendukung penuh upaya kolaborasi membangun Solo Raya. Dirinya mengatakan banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama antar-wilayah itu.
"Misalnya persoalan jalan, transportasi umum dan lainnya. Belum lagi pengembangan wisata yang juga harus terintegrasi," ucapnya.

foto: Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Aria Bima (DPR RI), Gibran Rakabuming (Wali Kota Solo) dan Etik Suryani (Bupati Sukoharjo).
Dalam pertemuan itu, Ganjar menginginkan agar pembangunan wilayah di Jawa tengah tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antar wilayah sangat penting untuk mendukung jalannya pembangunan.
"Apalagi Solo Raya ini, saling berkaitan antar-satu sama lainnya. Jadi memang harus bersinergi, baik pembangunan infrastruktur, transportasi, sosial, pengembangan pariwisata dan lainnya," katanya.