Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Aa Gym

Sedang Hadapi Gugatan Cerai, Teh Ninih Istri Aa Gym Curhat: 'Ketika Diuji dengan Kehilangan'

Perceraian Aa Gym dan Teh Ninih sudah sampai ke tahap persidangan di Pengadilan Agama.

kolase Tribunnewsbogor.com
Aa Gym dan teh Ninih 

Dalam unggahan terbarunya, Kamis (18/3/2021), Teh Ninih membuat sebuah tulisan mengenai sikap apa yang harus dilakukan.

Teh Ninih mengurai nasihat kepada khalayak agar tidak memelihara rasa benci dan dendam kepada seseorang.

"Jagalah hati dari kemarahan, kebencian dan dendam kesumat, terlebih kepada seseorang yang lurus hidupnya. Sungguh, kehadirannya akan sangat merugikan diri, menghilangkan kebahagiaan, dan menumbuhsuburkan aneka keburukan. Satu di antaranya adalah menghilangkan kejujuran diri untuk melihat kelebihan dan kebaikan yang dimilikinya.

Ketika kita sudah benci kepada seseorang, apapun yang dilakukannya akan selalu dipandang buruk. Jangankan melakukan perbuatan tercela, shalat sekalipun akan dipandang buruk.

Efek selanjutnya dari kebencian adalah terhalangnya ilmu dan kebaikan yang datang dari orang yang kita benci. Saat dia bicara, kita tidak mau mendengar. Saat dia berada, kita tidak mau bertemu. Saat dia memberi, kita tidak mau menerima.

Itulah mengapa, Rasulullah saw. berpesan agar kita jangan saling marah, saling dendam, memperturutkan kebencian dan berbuat zalim kepada saudara seiman," tulis Teh Ninih dilansir TribunnewsBogor.com.

Tak cuma itu, Teh Ninih juga menyampaikan pesan perihal kehilangan.

Dalam rekaman suara berjudul 'ketika diuji dengan kehilangan', Teh Ninih membahas surah Al Baqarah ayat 155.

Dalam surah tersebut, Teh Ninih mengurai penjelasan mengenai cara menyikapi kehilangan.

Bahasan itu diurai Teh Ninih lantaran ada pertanyaan dari netizen yang baru saja kehilangan anaknya.

"Ada pertanyaan dari seseorang yang kehilangan anak. Ini berarti ujian iman seseorang. Firman Allah di surat Al Baqarah itu. Untuk membaca Innalillah itu lebih berat daripada praktek

"Makna Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kalau dipahami betul, maka kita akan jadi orang yang enggak marah dengan apa yang Allah ujikan kepada kita. Walaupun itu (Kita kehilangan) orang yang kita cintai," kata Teh Ninih.

Diakui Teh Ninih, tak cuma anak, kehilangan sosok tercinta seperti pasangan memang kerap membuat hati nelangsa.

Namun semuanya diakui Teh Ninih sudah jadi ketentuan Allah SWT.

"Orang yang kita cintai itu bisa anak, harta, pasangan. Tiba-tiba enggak ada angin enggak ada hujan, kok meninggal, itu kan Allah yang atur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved