Albert Einstein
Foto Ikonik Albert Einstein Julurkan Lidah, Ternyata Ungkapan Jengkel
Foto yang paling ikonik dari Albert Einstein yang menjulurkan lidah ternyata punya kisah unik di baliknya.
Karier Ilmiah
Sepanjang hidup, Albert Einstein telah menerbitkan ratusan buku dan artikel.
Ia menerbitkan lebih dari 300 makalah ilmiah dan 150 makalah non ilmiah.
Pada tanggal 5 Desember 2014, sejumlah universitas dan lembaga arsip mengumumkan perilisan makalah-makalah Einstein, yang terdiri dari lebih 30.000 dokumen.
Selain karya yang dikerjakannya sendiri, ia juga berkolaborasi dengan ilmuwan lain dalam proyek-proyek ilmiahnya. [3]
Penghargaan
Berkat pengabdiannya terhadap ilmu pengetahuian, Albert Einstein menerima banyak penghargaan dan penghormatan,
Pada tahun 1922, ia dianugerahi Nobel Fisika 1921 "atas jasanya terhadap Fisika Teoretis, dan terutama karena penemuan hukum efek fotolistrik".
Tak satu pun penerima nominasi Nobel 1921 memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Alfred Nobel, sehingga Nobel Fisika 1921 dianugerahkan kepada Einstein pada tahun 1922.
Kematian
Pada tanggal 17 April 1955, Einstein mengalami pendarahan di bagia dalam perutnya.
Namun demikian, Einstein menolak operasi, dengan mengatakan, "Saya ingin pergi saat saya menginginkannya. Hambar rasanya memperpanjang hidup secara tidak alami. Saya telah menyelesaikan urusan saya; ini saatnya untuk pergi. Saya akan melakukannya dengan elegan."
Einstein wafat di Rumah Sakit Princeton keesokan paginya pada usia 76 tahun, setelah terus bekerja sampai penghujung hayatnya.
Saat diautopsi, patolog Rumah Sakit Princeton, Thomas Stoltz Harvey, mengambil otak Einstein untuk diawetkan tanpa seizin keluarganya, dengan harapan bahwa ilmu saraf masa depan bisa mengetahui penyebab kecerdasan luar biasa Einstein.
Jenazah Einstein dikremasi dan abunya disebar di lokasi yang dirahasiakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/albert-einstein-455.jpg)