Breaking News:

Kasus Korupsi

Bupati Minut Joune Ganda: ASN yang Dipanggil Dalam Rangka Penyelidikan Kasus Dana Covid Harus Hadir

Sebelumnya, beberapa waktu lalu pihak Kejati Sulut telah memanggill sejumlah pejabat teras untuk dimintai keterangan.

Editor: Rizali Posumah
(KOMPAS.COM/HANDOUT)
Ilustrasi korupsi dana covid-19. Kejati Sulawesi Utara (Sulut) tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dana Covid-19 sebesar Rp 61 Miliar di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dana Covid-19 sebesar Rp 61 Miliar di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Sebelumnya, beberapa waktu lalu pihak Kejati Sulut telah memanggill sejumlah pejabat teras untuk dimintai keterangan. 

Selanjutnya, dalam waktu dekat Kejati akan memeriksa beberapa pejabat dan ASN di Minut.

Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan soal duduk perkara temuan dana Covid 19 sebesar 61 miliar. 

Terkait hal ini, Bupati Minut Joune Ganda menegaskan agar para ASN Minut tak mangkir jika dipanggil aparat Penegak Hukum.

"ASN yang dipanggil dalam rangka penyelidikan kasus dana Covid 19 harus hadir," kata dia kepada Tribun Manado, Senin (15/3/2021) di kantor Pemkab Bolmong

Joune meminta ASN memberi penjelasan yang lengkap (red; buka-bukaan) kepada penyidik mengenai kasus tersebut agar semuanya terang benderang.

Ia memang berhasrat untuk menyelesaikan kasus temuan tersebut agar tak membebani pemerintahannya. 

"Kita dukung aparat menyelesaikan kasus ini," katanya.

Joune mengajak semua pihak menghormati proses hukum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved