Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Apa Itu Long Covid? Satgas Sebut Semua Penyintas Berpontesi Mengalaminya!

Sejumlah pasien yang telah sembuh dari Covid-19 kini disebut sebagai penyitas Covid-19.

Editor: Alexander Pattyranie
Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah pasien yang telah sembuh dari Covid-19 kini disebut sebagai penyitas Covid-19.

Pihak Satgas Penanganan Covid-19 Sebut Semua Penyintas Berpontesi Mengalami Long Covid.

BERITA PILIHAN EDITOR :

Baca juga: Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Bahaya Presiden Menjabat Tiga Periode, Ini Tanggapan Jokowi!

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Avanza, L300 dan Honda Vario, Dua Orang Tewas, Motor Korban Rusak Parah

Baca juga: Ingat Aulia Pohan? Mertua AHY yang Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Divonis 4 Tahun Penjara

TONTON JUGA :

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Apa Itu Long Covid?

Long Covid adalah gejala sakit berkepanjangan yang diderita pasien penyintas Covid-19 meski

sudah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes.

"Siapapun yang pernah terinfeksi Covid-19 berpotensi mengalami long covid.

Hal ini sangat tergantung pada daya tahan tubuh dan derajat keparahan dari gejala yang

dialami saat terjangkit Covid-19 ," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube

Sekretariat Presiden, Jumat, (12/3/2021).

Pada prinsipnya menurut Wiku, mereka yang mengalami long Covid-19 akan sembuh.

Namun untuk waktu kesembuhannya berbeda-beda tergantung kondisi setiap orang yang mengalaminya.

"Pada prinsipnya mereka yang alami long covid dapat sembuh namun waktu kesembuhannya berbeda untuk setiap orang," katanya.

Sebelumnya Wiku mengatakan, secara umum penderita Covid-19 akan sembuh dalam waktu 2 sampai dengan 6 minggu.

Akan tetapi, untuk beberapa penyintas akan merasakan efek berkepanjangan pasca sembuh.

"Harap dijadikan catatan, mereka yang menderita long Covid-19, tidak akan menularkan gejala yang

sama ataupun virus kepada mereka yang berada di sekitarnya," jelasnya saat memberi keterangan

pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, yang disiarkan virtual, Selasa (9/3/2021).

Dalam pedoman tatalaksana penanganan Covid-19 edisi Desember 2020 dijelaskan bahwa ada beberapa

gejala yang termasuk ke dalam fenomena ini antara lain batuk, sesak nafas, anosmia, ageusia,

sakit kepala, nyeri pada tubuh, diare, mual, kelelahan, nyeri abdomen dan nyeri badan, hingga gejala neurologis.

Keadaan Long Covid-19 ini dapat menyerang berbagai kelompok usia.

Salah satu studi menyatakan bahwa pada kelompok usia 18-34 tahun didapatkan 20 persen pasien

dengan gejala yang berkepanjangan.

Beberapa ahli juga menyatakan bahwa gejala berkepanjangan ini sebagai Lingering Symptoms

dengan gejala berupa brain fog atau kesulitan berpikir, tarikan nafas yang memendek, aritmia,

hingga terjadinya hipertensi.

Hal ini dihipotesiskan terjadi akibat infeksi langsung virus terhadap masing-masing organ.

Sebuah penelitian menungkapkan, bahwa 87.4 persen pasien Covid-19 yang sudah baik akan tetap

mengalami gejala persisten hingga 60 hari.

Hal ini kemudian perlu menjadi pantauan bagi tenaga kesehatan karena dengan gejala yang berkepanjangan,

bukan tidak mungkin kualitas hidup pasien akan menurun dan tidak menutup kemungkinan terjadinya

perburukan kembali pada pasien.

Kasus Covid-19 di Indonesia

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperbarui soal data

jumlah pasien positif corona di Indonesia, pada Jumat (12/3/2021).

Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id, pasien terkonfirmasi sebanyak 6.412 orang,

sehingga total kasus positif Covid-19 sebanyak 1.410.134 orang.

Angka tambahan ini  meningkat ketimbang pada hari Kamis kemarin, yang mencapai 5.144 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan penambahan pasien sembuh mencapai 6.851 orang.

Adapun total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 1.231.454 orang.

Sementara, jumlah yang meninggal  dunia menjadi 38.229 orang setelah ada penambahan

kasus meninggal hari ini sebanyak 180 orang.

Jumlah Suspek yang dipantau per hari ini tercatat sebanyak 62.883 orang.

Adapun spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 56.918 spesimen.

Seperti diketahui, pada Kamis (11/3/2021) kemarin, kasus positif Covid-19 total sebanyak 1.403.722 kasus.

Sementara, jumlah pasien sudah sembuh menjadi 1.224.603 orang.

Adapun total pasien meninggal dunia sejumlah 38.049 orang.

(Tribunnews.com/Taufik Ismail)

BERITA TERPOPULER :

Baca juga: Masih Ingat Wiranto Eks Menkopolhukam? Menghilang Usai Ditusuk, Kabarnya Kini Fokus Bantu Jokowi

Baca juga: Kecelakaan Maut, Kepala Badan Kepegawaian Tewas Sepulang Touring, Korban Dikenal Ramah Murah Senyum

Baca juga: Ingat Zuraida Hanum? Istri yang Nekat Bunuh Suaminya yang Seorang Hakim, Hak Asuh Anak Pupus

TONTON JUGA :

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas: Semua Penyintas Berpotensi Alami Long Covid

https://www.tribunnews.com/corona/2021/03/12/satgas-semua-penyintas-berpotensi-alami-long-covid.

Penulis: Taufik Ismail

Editor: Adi Suhendi

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved