Breaking News:

Malaysia Airlines

7 Tahun Lenyapnya Pesawat Malaysia Airlines MH370, Keluarga Minta Rilis Data Radar Militer

Pesawat Malaysian Airlines MH370 menghilang dengan 239 orang di dalamnya pada 8 Maret 2014, saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Dua warga melintas di depan mural hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di sebuah gang di Shah Alam, Malaysia, 8 Maret 2016.(AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANA) 

Pesawat Malaysian Airlines MH370 menghilang dengan 239 orang di dalamnya pada 8 Maret 2014, saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing.

"Kami tidak dapat menggunakan Covid-19 sebagai alasan untuk berhenti. Sebelumnya kami telah melalui begitu banyak pemerintahan dan begitu banyak menteri perhubungan," kata Jacquita Gomes, yang juga merupakan keluarga korban.

Upaya bersama oleh Australia, China, dan Malaysia dihentikan pada Januari 2017 setelah dua tahun dilakukan pencarian bawah air di Samudra Hindia bagian selatan. Pencarian ini merupakan pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan.

Upaya eksplorasi lain pada Mei 2018, yang dipimpin oleh US Ocean Infinity, juga gagal menemukan lokasi jatuhnya pesawat.

Sebuah laporan investigasi independen yang dipimpin Malaysia yang dirilis pada Juli 2018, menunjukkan adanya penyimpangan dalam tanggapan pemerintah dan meningkatkan kemungkinan  adanya intervensi oleh pihak ketiga.

Malaysia Airlines MH370 
 
Malaysia Airlines MH370    (YOUTUBE.COM)

Laporan itu mengulangi pernyataan Malaysia, bahwa pesawat itu sengaja dialihkan dan diterbangkan selama lebih dari tujuh jam setelah memutuskan komunikasi.

Namun bagaimana pun, penyelidik mengatakan penyebab hilangnya pesawat tidak dapat ditentukan sampai bangkai pesawat dan kotak hitam pesawat ditemukan.

Tetapi dalam laporan dikatakan, tidak ada bukti perilaku abnormal atau adanya stres yang dialami kedua pilot, yang menimbulkan kemungkinan mereka melakukan pembajakan pada pesawat.

Diketahui, pesawat tersebut membawa 239 orang, dengan rincian 227 penumpang dan 12 awak pesawat.

Rincian kewarganegaraan awak kabin dan penumpang yang ada di pesawat itu sebagai berikut:

  • China (153 orang)
  • Malaysia (38)
  • Indonesia (7)
  • India (5)
  • Australia (6)
  • Perancis (4)
  • Amerika Serikat (3)
  • Selandia Baru (2)
  • Ukraina (2)
  • Kanada (2), dan masing-masing satu penumpang dari Rusia, Italia, Belanda, Taiwan, dan Austria.
     
Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved