Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bandara Sam Ratulangi

Pembangunan Bandara Sam Ratulangi Dekati 90 Persen, Adhi Karya Ajukan Perpanjangan Kontrak

Minggus Gandeguai mengatakan, hingga 28 Februari 2021, pekerjaan keseluruhan sudah mencapai 80 persen sekian sesuai dokumen kontrak.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Project Manager Adhi Karya untuk Bandara Sam Ratulangi Manado, Ugik Sugiarto (kiri) dan GM PT AP I Bandara Samrat Manado, Minggus Gandeguai meninjau pembangunan terminal baru, Rabu (16/12/2020).  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.IDPT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado memacu pembangunan  terminal baru serta pekerjaan harmonisasi terminal lama.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai mengatakan, hingga 28 Februari 2021, pekerjaan keseluruhan sudah mencapai 80 persen sekian sesuai dokumen kontrak.

"Angka ini belum termasuk dengan work in progress atau pekerjaan yang sedang berjalan. Adendum kontrak masih berproses," ujar Minggus kepada Tribun Manado, Selasa (02/03/2021).

Pihaknya menargetkan proyek  perluasan jni selesai bulan ini atau April 2021 seperti yang disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

Meskipun demikian, Minggus bilang, pekerjaan mengalami kendala produksi dan pengiriman material dan peralatan yang diimpor.

Peralatan dimaksud ialah Baggage Handling System (BHS) yang harus diimpor dari Selandia Baru dan India.

Selain itu, ada aluminium composite panel dari Jerman

"Pemberlakuan kebaikan terkait pandemi Covid-19  saat ini dari negara produsen peralatan. Hal ini menjadi penyebab mundurnya kedatangan material," jelasnya.

AP I memperkirakan, material dan peralatan tersebut bisa tiba di Manado pada Bulan Mei atau Juni 2021.

Minggus menjelaskan, selain  pembangunan  terminal baru, ada pekerjaan harmonisasi terminal lama agar bisa mewujudkan kesatuan estetika.

Dijelaskan, pelaksana proyek PT Adhi Karya telah mengajukan perpanjangan waktu sampai 30 Juli 2021.

"Hal ini masih akan dievaluasi lagi oleh Manajemen Konstruksi Artefak Arkindo. Kami menunggu hasil evaluasi tersebut," jelasnya.

Ia mengatakan, akan melaporkan hal tersebut ke Gubernur Sulut.

"Kami akan sampaikan ke Pak Gubernur. Kami optimis proyek ini selesai dengan baik," kata Minggus.

Ia memohon doa masyarakat Sulut agar proses pembangunan selanjutnya berjalan lancar.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved