Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minahasa Selatan

Lalan Akui Kesalahan Penulisan Nama Bupati Minahasa Selatan dan Minta Maaf

Tudingan miring dan bully berseliweran di jagad maya maupun pembicaraan rumah kopi terkait kesalahan nama di naskah pidato bupati Minsel.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Plan Operio Yonathan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kesalahan penulisan nama Bupati Minahasa Selatan (Minsel) pada naskah pidato bupati, masih ramai dibicarakan.

Banyak orang menuding, kesalahan itu disengaja. Ada juga yang mengatakan bahwa itu bagian dari sabotase.

Tudingan miring dan bully berseliweran di jagad maya maupun pembicaraan rumah kopi.

Nyaris tak ada yang membela kesalahan penulisan pada naskah pidato perdana Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar, saat Rapat Paripurna di DPRD Minsel.

Siapa sebenarnya penyusun naskah pidato bupati dan bagaimana reaksi penulis naskah?

Ketika ditelusuri, penulis naskah tersebut adalah Plan Operio Yonathan.

Dia adalah Kepala Sub Bagian (Kasub) Tata Usaha Pimpinan (TUP) di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Minsel. Semua naskah pidato bupati tentang pemerintahan, disusun oleh Plan.

Lalan, sapaan akrabnya, mengakui bahwa dia memang salah.

"Saya akui bahwa saya memang salah. Kesalahan ini terjadi karena ketidaktelitian saya," aku Lalan, saat ditemui Tribun Manado di ruang kerja TUP Sekretariat Pemkab Minsel, Selasa (2/4/2021).

Kendati demikian, Lalan mengatakan bahwa kesalahan itu tidak disengaja apalagi sabotase, seperti yang ditudingkan orang kepadanya.

"Sama sekali tidak saya sengaja, apalagi sabotase. Ini murni kesalahan karena kelalaian saya."

"Jadi, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bupati Minahasa Selatan, pak Franky Wongkar dan kepada seluruh masyarakat Minsel," paparnya.

Untuk mempertanggungjawabkan kesalahan itu, dia mengatakan bahwa sudah bertemu langsung dengan Bupati Minsel untuk menyampaikan permohonan maaf.

"Kemarin (Senin, red) sore saya sudah bertemu dengan pak Bupati dan sudah meminta maaf."

"Beliau menerima permintaan maaf saya dan menasihati agar lebih teliti lagi dalam menyusun naskah. Ini benar-benar menjadi pelajaran berharga buat saya," ungkap pria berkacamata ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved