Breaking News:

Berita Kotamobagu

Harga Cabai Meroket, Pedagang di Kotamobagu Siasati Seperti Ini

Salah seorang pedagang di Gogagoman, akrab disapa Mama Iyo’ berkata bahwa banyak pembeli yang mengeluhkan mahalnya harga cabai.

tribunmanado.co.id/Theza Gobel
Pembeli keluhkan harga cabai yang mahal 

Laporan kontributor tribunmanado.co.id, Theza Van Gobel

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga beberapa bahan pokok (Bapok) di Kota Kotamobagu tidak mengalami perubahan signifikan sejak awal tahun 2020.

Kecuali harga cabai, yang dalam kurun waktu seminggu ini, terhitung sejak 22 Februari 2021 mengalami kenaikan. 

Salah seorang pedagang di Gogagoman, akrab disapa Mama Iyo’ berkata bahwa banyak pembeli yang mengeluhkan mahalnya harga cabai tersebut. 

“Banyak anak kos di dekat sini, mereka seringnya belanja bahan pokok dengan harga murah. Ketika mereka mau beli cabai dengan harga Rp. 5 ribu, sekarang yang mereka dapatkan hanya sedikit. Mengeluhlah mereka,” jelasnya sambil mengatur sayuran di atas meja kayu

Dia menjelaskan, agar supaya para pelanggan tidak terbebani dengan harga cabai yang melonjak.

Dia menawarkan harga “paket” yang bisa dipilih oleh pembeli.

Tapi tidak dengan ikan, sebab ikan cakalang fufu per ekor harganya di atas Rp. 20 ribu, sedangkan “paket” yang ia tawarkan hanya berkisar Rp. 10-20 ribu. 

“Biasanya Rp. 10-15 ribu saya berikan bawang merah, bawang putih, dan batang bawang yang cukup untuk masak sekali dua kali. Boleh juga Rp. 20 ribu, saya berikan sudah dengan tomat,” katanya. 

Menurut Mama Iyo’, cabai yang dia dapatkan dari pemasok mencapai Rp. 95 ribu/kg.

Halaman
12
Penulis: Theza Gobel
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved