Berita Bolmong
Lima Desa di Bolmong Bakal dapat Bantuan Rp 60 Juta
Lima desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), akan mendapatkan bantuan anggaran Rp 60 juta per desa
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Lima desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),
akan mendapatkan bantuan anggaran Rp 60 juta per desa.
Lima desa tersebut di antaranya, Kopandakan Dua, Amerta Sari,
Doloduo Dua, Mopuya Utara Dua dan Tumokang Timur.
Baca juga: Janji Gibran Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo: Tidak Ada Hari Libur untuk Saya
Baca juga: Dua Negara Ini Berselisih Hanya Karena Masalah Nanas
Baca juga: Bawa Ketapel, Pisau Massa Junta Militer Myanmar Serang Demonstran Anti-Kudeta, Ancam Fotografer
Kepala DKP Bolmong I Nyoman Sukra mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP)
telah mengusulkan lima desa tersebut untuk menerima program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Ia menjelaskan, anggaran Rp 60 juta tersebut nantinya digunakan oleh kelompok di masing-masing desa untuk melaksanakan program P2L.

"Untuk sumber anggarannya dari APBN tahun 2021," ucapnya.
Ia pun berharap, pihak Pemprov Sulut bisa menambah kuota, setidaknya bisa lebih dari lima.
Baca juga: Manchester United Bidik Juara Liga Eropa, Paul Scholes Remehkan AC Milan
Baca juga: Saat Joune Ganda dan Kevin William Lotulung Terkejut Tak Ada Ruang Wakil Bupati
Baca juga: 17 Orang Tewas Kena Serangan Udara Pertama Joe Biden di Suriah, Ini Sasarannya
"Saya harap mereka bisa menambah kuota desa untuk program ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, selain lima desa yang masuk pada tahap penumbuhan,
ada dua desa yang juga akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 juta.
Baca juga: Belum Selesai Kasus Penembakan TNI, Polisi Koboi Kembali Berulah, Bawah Senpi dan Rusak Rumah Warga
Baca juga: Lowongan Kerja PT. Kao Indonesia Mencari Banyak karyawan di Tahun 2021 Cek Segera Syaratnya
Baca juga: Tawa Lepas Franky Donny Wongkar Usai Dilantik Sebagai Bupati, Saya akan Buat Pakta Integritas
Namun, sementara kedua desa tersebut kini telah berada pada tahapan pengembangan.
Di mana sebelumnya dua desa tersebut merupakan program P2L lanjutan dari tahun lalu.
"Tahun lalu, dua desa ini sudah mendapatkan bantuan tahap penumbuhan.