Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB Papua

Intip Keahlian Pasukan Setan yang Diturunkan Untuk Menumpas KKB di Papua

Ratusan pasukan TNI-Polri akan diterjunkan guna menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

Editor: Erlina Langi
Dokumen Penerangan Kodam XIV Hasanuddin
Ratusan pasukan TNI-Polri diturunkan ke Intan Jaya menumpas KKB Papua 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah, akan mengerahkan kekuatan militer yang besar dalam menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Pasalnya saat ini Batalyon Infanteri 315/Garuda atau Yonif 315/Garuda TNI yang lebih dikenal dengan sebutan pasukan setan telah diterjunkan ke Intan Jaya Papua, untuk menumpas KKB

Para prajurit TNI dari kesatuan ini berjuluk 'Pasukan Setan', dan dikabarkan telah dilatih menembak runduk atau Sniper.

Sekadar informasi, pasukan setan adalah julukan untuk Batalyon Infanteri 315/Garuda atau Yonif 315/Garuda saat awal pembentukannya.

Melansir dari Wikipedia, pada tanggal 20 Agustus 1947 di daerah Cirebon terbentuk satu Kompi yang diberi julukan 'Pasukan Setan'.

Pasukan Elite ratusan TNI buru ratusan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb' title='KKB'>KKB</a> di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/papua' title='Papua'>Papua</a>
Foto : Pasukan Elite ratusan TNI buru ratusan KKB di Papua (Ist)

Kompi ini sempat beberapa kali berganti nama, hingga akhirnya pada tanggal 1 April 1952 resmi diberi nama Batalyon 315/Garuda.

Melansir dari instagram @yonif_315_garuda, prajurit Yonif 315/Garuda baru saja dilatihkan menembak sniper guna mempersiapkan Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan ( Satgas Pamrahwan) di Papua.

Latihan menembak dilaksanakan di lapangan tembak Ciampea, Bogor, Jumat (19/2/2021).

Latihan menembak runduk ini dipimpin langsung Komandan Batalyon Infanteri 315/Grd, Mayor Inf Aryo Priyoutomo.

“Pada pelaksanaan latihan ini telah direncanakan sedemikian rupa sehingga sasaran latihan ini dapat meningkatkan kemampuan para prajurit bagi para penembak runduk yang akan melaksanakan Tugas Operasi Pamrahwan Papua,” ujarnya.

Sebelum menembak para prajurit dibekali materi teoritis tentang cara membuat kamuflase atau penyamaran, observasi medan serta teknik mengeksekusi sasaran.

Prajurit dilatihkan agar kamuflase mereka tidak terdeteksi oleh pengelihatan musuh saat melaksanakan tugas observasi medan dan sasaran.

Kemudian para prajurit Yonif 315/Grd menjalani praktik langsung latihan menembak runduk di lapangan.

Mereka secara bergilir diberikan kesempatan untuk mencoba dan mempraktekkan teknik maupun taktik sebagai penembak runduk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved