Bantuan Korban Banjir

Kisah Heroik Mitra Driver Gojek Membantu Sesama, Bantu Korban Banjir Kalimantan Selatan

Banjir ini merupakan banjir terparah di Kalimantan Selatan sepanjang 50 tahun terakhir dan membuat ratusan ribu warga harus diungsikan.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Dua driver Gojek di Kalimantan Selatan mendapat penghargaan Driver Jempolan atas aksi kepedulian sosial terhadap sesama korban banjir. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bencana banjir di Kalimantan Selatan tidak hanya menjadi duka bagi para korban, tetapi juga duka bagi masyarakat Indonesia.

Pasalnya, banjir ini merupakan banjir terparah di Kalimantan Selatan sepanjang 50 tahun terakhir dan membuat ratusan ribu warga harus diungsikan ke wilayah yang lebih aman.

Dalam proses evakuasi, terdapat dua sosok driver Gojek yang bisa dikatakan sebagai pahlawan.

Adalah Hendra dan Hamidi, mitra Driver Gojek yang kemudian menerima Driver Jempolan dari Gojek.

Meski turut menjadi korban bencana banjir, mereka tetap gigih dan siaga membantu orang-orang di sekitarnya. 

Hendra bercerita, ketika air yang menggenangi rumahnya masih setinggi betis orang dewasa, Hendra rela rumahnya dijadikan Dapur Umum.

Dua driver Gojek di Kalimantan Selatan mendapat penghargaan  Driver Jempolan atas aksi kepedulian sosial terhadap sesama korban banjir.
Dua driver Gojek di Kalimantan Selatan mendapat penghargaan Driver Jempolan atas aksi kepedulian sosial terhadap sesama korban banjir. (Istimewa)

"Saya tak masalah rumah berantakan karena digunakan untuk memasak porsi besar, yang terpenting orang-orang sekitar saya tetap bisa makan," tutur Hendra.

Namun, mengingat hujan tak kunjung berhenti membuat air terus naik, alhasil Hendra dan keluarga serta korban banjir yang mengungsi di rumahnya harus kembali diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Pertemuan dengan Hamidi mencetuskan lahirnya Komunitas Emergency Tanggap Bencana (ETB).

Dua driver Gojek di Kalimantan Selatan mendapat penghargaan  Driver Jempolan atas aksi kepedulian sosial terhadap sesama korban banjir.
Dua driver Gojek di Kalimantan Selatan mendapat penghargaan Driver Jempolan atas aksi kepedulian sosial terhadap sesama korban banjir. (Istimewa)

Awal pertemuan Hendra dengan Hamidi bermula saat Hendra dalam perjalanan mengevakuasi korban banjir, ia bertemu dengan Hamidi yang juga merupakan sesama mitra driver Gojek.

Dalam perjalanan tersebut, Hendra mendengar kisah Hamidi yang juga menjadikan rumahnya sebagai tempat pengungsian sementara.

Ketulusan dan inisiatifnya menolong sesama ini membuat Hendra merasa ia memiliki kesamaan visi dan misi oleh Hamidi sehingga membentuk komunitas Emergency Tanggap Bencana (ETB) yang telah diikuti oleh 27 mitra driver Gojek lainnya.

"Bagi saya, membantu sesama bukan soal materi, melainkan panggilan hati," tutur Hamidi.

Kini, Hamidi yang tinggal bersama istri dan 2 orang anak rela berbagi ruang dengan 25 orang dewasa dan 2 balita yang mengungsi di rumahnya yang berukuran 6x13 meter persegi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved