Periode Kedua ODSK
Hasil Lobi Olly Dondokambey, Sulut Dapat 5 Mega Proyek di Periode Kedua ODSK
Sejumlah mega proyek yang masuk daftar untuk dibangun semisal jalan tol, bendungan, hingga jembatan antar pulau.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
Begitu pun pariwisata, akan memerlancar arus wistawan dari Bandara ke objek wisata di Talaud yang semula mengandalkan angkutan laut
"Peran jembatan ini sangat staetegis nanti membangun ekonomi daerah perbatasan,'' kata dia.
Bupati Talaud, Elly Englebert Lasut pun menyampaikan terima kasih atas rencana pembangunan mega proyek tersebut.
3. Bendungan Sawangan
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw mengungkap rencana pembangunan bendungan ketiga di Sulut.
Dua bendungan yang sudah ada yakni Bendungan Kuwil - Kawangkoan, dan Bendungan Lolak ternyata belum cumip
Gubernur Olly dan Wagub Steven menyiapkan Pembangunan Bendungan Sawangan.
Rencananya Bendungan Sawangan ini akan dibangun setelah Bendungan Kuwil Kawangkoan dan Lolak selesai.
Sama seperti Bendungan Kuwil Kawangkoan, Gubernur Olly mengatakan, Bendungan Sawangan juga untuk mencegah banjir Kota Manado
"Untuk mengatasi banjir kota Manado mesti dua endungan, pertama Kuwil-Kawangkoan, kedua ini Bendungan Sawangan, " ujar dia.
4. KEK Pariwisata
Infrastruktur KEK Pariwisata Likupang, Minahasa Utara terus dikebut penyelesaiannya, meski di masa Pandemi.
Salah satu infrastruktur yang dikebut yakni infrastruktur jalan di seputaran KEK Likupang.
Satu spot yang sempat viral di media sosial yakni bundaran jalan aspal beton di Desa Lukisan, lokasi KEK Likupang dibangun.
Gubernur Sulut,bOlly Dondokambey mengatakan, pemerintah tetap melaksanakan pengerjaan infrastruktur KEK Likupang sebagai destinasi super prioritas nasional
"Walaupun ada covid-19 tapi infrastruktur terus berjalan dengan baik terus," kata dia.
Jalan raya hanya satu di antara yang dikebut pengerjaannya, ada lagi infrastruktur pelabuhan di sekitar kawasan Likupang. Gubernur mengatakan, anggaran pelabuhan mencapai Rp 100 miliar
Itu belum termasuk proyek Jalan Bandara-Likupang, lalu proyek infrasturkur lainnya yang dikerjakan di Sulut yaitu perluasan Bandara Internasional Sam Ratulangi, dan pelebaran jalan Bandara Sam Ratulangi menuju lokasi KEK Likupang
Bukan tanpa sebab, pemerintah menggelontor sana besar, Olly mengatakan,dana dikeluarkan itu tak sebanding dengan potensi devisa yang bakal dihasilkan.
Tak hanya pemerintah yang bergerak menangani infrastruktur. Swasta pun sudah menancapkan pondasi investasi. Semisal di daerah Likupang telah dibangun hotel bintang 5
"Pembangunan hotel sampai saat ini berjalan dengan baik.Hotel yang dibangun bintang lima dengan jumlah kapasitas 200 kamar, " ungkap Olly.
Hotel dimaksud Olly, yakni Ecowisata Hotel di Likupang.
KEK Likupang diprediksi mampu memberikan kontribusi devisa sebesar Rp 22,5 triliun pada 2030.
KEK Likupang akan dikembangkan resort, akomodasi, fasilitas hiburan dan MICE.
jumlah tenaga kerja terserap diperkirakan mencapai 65.300 orang.
Berdasarkan dari perhitungan, pengembangan KEK Likupang diprediksi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara sebesar 162 ribu orang pada 2025.
Jumlah tersebut berkontribusi sekitar 16 persen dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Utara, yaitu 1 juta wisatawan mancanegara pada 2025
KEK Likupang akan dikembangkan resort, akomodasi, entertainment dan MICE. Sedangkan, di luar area KEK akan dikembangkan pula Wallace Conservation Center dan Yacht Marina.
KEK Likupang direncanakan akan dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama akan dibangun sekira 92,89 hektare pada kurun waktu tiga tahun, yaitu 2020 hingga 2023.
Di pembangunan tahap pertama akan terdapat resort, area komersial, danau, cultural village, dan ruang terbuka hijau.
Jadi, total target investasi sebesar Rp 164 miliar untuk pembangunan kawasan KEK Likupang di tiga tahun pertama. Sedangkan, target investasi pelaku usaha dalam tiga tahun pertama adalah Rp 750 miliar.
5. Kawasan Industri Mongondow
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan, pemerintah berupaya mendorong investasi dengan memberikan kemudahan. Rupanya perusahaan Cina tertarik berinvestasi. Salah satu yang ditawarkan ke investor yakni Kawasan Industri Bolmong
"Perusahaan Cina mau bawa industri ke sini, jadi kita siapin tempat untuk bikin tempat kawasan berikat sehingga berinvestasi sangat baik," ujarnya.
Investasi di Sulut kata Olly akan mendapatkan keringanan pajak dan lain-lain, "Pokoknya dapat kemudahan datang di Sulut. Pemerintah akan back up lewat regulasi," ungkap dia.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Frangky Manumpil mengatakan, investasi ini untuk membangun Kawasan Ekonomi Industri Bolaang Mongondow di Lolak.
"Kawasan ini akan menempati laham 700 Hektare dengan nilai investasi USD 2 miliar, " ujarnya
Industri ini akan membuka lapangan pekerjaan, banyak uang akan berputar kemudian dampaknya akan dirasakan masyarakat.
" Pak Gubernur dan wagub mensupport, ini bisnis to bisnis yang mengusulkan swasta," ungkap dia.
Hasil kerja ODSK menciptakan iklim investasi di Sulut terbukti berhasil menarik investasi
Langkah awal mewujudkan investasi ini dilakukan lewat penandatangan nota kesepahaman perwakilan investor. (ryo)
• Ramalan Zodiak Besok Kamis 25 Februari 2021, Ada yang Bertindak Berlebihan karena Optimisme
• Ashanty di Rumah Sakit, Arsy Hermansyah Kini Belajar Mandiri hingga Bikin Sarapan Sendiri
• Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polres Bolmut Gelar Tes Narkoba Kepada 34 Personil, Ini Hasilnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/odsk-saat-dilantik-di-istana-negara-jakarta-senin-1522021.jpg)