Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penjualan Senjata

Dua Polisi Pengkhianat Negara Ditangkap, Diduga Jual Senjata ke KKB OPM Papua

Polisi menangkap dua orang oknum polisi pengkhianat yang memasok senjata ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) OPM di Intan Jaya, Papua.

Tayang:
Editor: muhammad irham
istimewa
Penghianat! terungkap sosok oknum polisi pemasok senjata dan amunisi untuk KKB Papua, tersangka sudah ditangkap Polda Maluku 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi menangkap dua orang oknum polisi pengkhianat yang memasok senjata ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) OPM di Intan Jaya, Papua.

Kedua polisi penkhianat tersebut berasal dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menjelaskan, penangkapan dua oknum polisi itu berawal dari penangkapan seorang warga Bentuni yang kedapatan membawa senjata api dan amunisi, Rabu (10/2/2021) lalu.

Dari hasil pemeriksaan, warga yang ditangkap itu mengaku mendapatkan senjata dan amunisi dari oknum polisi yang bertugas di Polresta Pulau Ambon.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri lantas memerintahkan Kapolresta Pulau Ambon untuk berkoordinasi dengan Polres Bentuni dan Polda Papua Barat.

"Setelah itu penyelidikan dilakukan dan langsung dilakukan penangkapan.

Nanti kita akan ekspos ke teman-teman media," katanya saat dihubungi, Minggu (21/2/2021).

Roem tidak menjelaskan secara detail identitas dan peran dari kedua oknum polisi tersebut, termasuk hubungan mereka dengan KKB.

Kedua oknum anggota polisi itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Maluku.

Briomb Jual Senjata 

Kasus penjualan senjata dari oknum polisi ke KKB bukan kali ini saja. Pada tahun 2020 lalu, oknum anggota Brimob juga diduga telah menjual sejumlah senjata dan amunisi ke KKM OPM.

Brimob berinisial Bripka JH kini telah diamankan tim gabungan TNI dan Polri pada Kamis (21/10/2020).

Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi membenarkan informasi itu.

"Memang benar tim gabungan berhasil menggagalkan jual-beli senjata api yang melibatkan anggota Brimob,

yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (23/10/2020).

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved