Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Santunan bagi Pasien Meninggal Akibat Covid-19, Begini Pendapat Pengamat Kebijakan Publik

Masalah pandemi Covid-19 diketahui sangat kompleks. Bukan hanya upaya penanggulangan pandemi tapi juga dampak-dampak lanjutannya

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
ryo noor/tribun manado
Taufik Tumbelaka 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Masalah pandemi Covid-19 diketahui sangat kompleks.

Pengamat kebijakan publik Taufik Tumbelaka mengatakan, bukan hanya upaya penanggulangan pandemi tapi juga dampak-dampak lanjutannya.

Oleh karena itu Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah lanjutannya guna melindungi setiap warga negara termasuk mengenai orang-orang yang meninggal dunia.

Memberi santunan adalah langkah bijak karena secara logika setiap orang yang terpapar Covid-19 dan bahkan meninggal dunia adalah korban.

Baca juga: Pendeta Yessy Kotambunan Terpilih Jadi Ketua IPPB, Bakal Lakukan Ini

Baca juga: Realisasi APBD Baru 5,33 Persen, Ini Penjelasan Pemkot Tomohon

Baca juga: Gadis Cantik Gabriel Rondunuwu Harap Tingkatkan Produksi UMKM

Maka Pemerintah perlu membantu  keluarga dari yang meninggal dunia terlebih jika yang terkena adalah tulang punggung keluarga atau orang-orang produktif.

Tentunya berdampak besar pada keluarga yang ditinggalkan dalam melanjutkan kehidupan. Setidaknya dari sisi sosial ekonomi.

Jadi terkait memberi santuan adalah merupakan kewajiban Negara dan menjadi hak dari Warga Negara.

Baca juga: Mengintip Gaya Kepemimpinan Milenial Ala Joune Ganda - Kevin William Lotulung

Baca juga: Viral Warga Kembangan Cari Rezeki di Tengah Banjir, Jual Jasa Angkut Motor Pakai Gerobak

Memberi santunan juga akan berdampak positif kedepan karena akan membantu berlangsung kehidupan keluarga yang ditinggalkan

sehingga minimal tetap berlangsung seperti sebelum ada anggota keluarganya yang terkena.

Kedepan juga perlu dipikirkan adalah bagaimana masyarakat yang telah mendukung himbauan Pemerintah dalam hal disiplin 3 M atau 5 M dan ketika di uji ternyata tidak terkena Covid '19.

Baca juga: Masih Ingat Ronaldinho? Ibu Mantan Pemain AC Milan Meninggal karena Covid-19, 2 Bulan Dirawat

Baca juga: Viral Warga Kembangan Cari Rezeki di Tengah Banjir, Jual Jasa Angkut Motor Pakai Gerobak

Seyogyanya mereka mendapat apresiasi minimal diberikan penguatan seperti 'hadiah' masker, sabun dan lainnya.

Hal ini ada baiknya dipikirkan karena sangat banyak masyarakat menaati imbauan Pemerintah.

Mereka membeli masker, sabun, vitamin dan juga hand sanitizer yang mana menyedot "kocek" mereka sendiri. Padahal kondisi sosial-ekonomi mereka sedang terpuruk.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Horas Tewas Usai Motor RX King yang Dikendarainya Tabrak Tiang Listrik

Baca juga: Update Covid-19 di Bolmut, Total 117 Kasus, 103 Orang Dinyatakan Sembuh

Juga di sisi lain, sudah seharusnya para pejabat, ASN dan aparat negara lainnya yang terpapar Covid-19 diberi sanksi

seperti dipotong tunjangan atau lainnya karena dapat dianggap kurang disiplin dalam membantu penanggulangan pandemi Covid-19.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved