Breaking News:

Kisah Hidup

Sosok Penjual Tempe Tertua di Indonesia, Sudah 91 Tahun Masih Kuat Kayuh Sepeda, Selalu Ingat Adzan

Mbah Hamid juga sesekali menyandarkan sepedanya dan mengambil air minum yang tergantung di bagian stang sepedanya karena haus mengayuh dan berjalan.

TRIBUN PEKANBARU / NASUHA NASUTION
Mbah Ahmad Hamid bersama sepeda dan tempe jualannya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PEKANBARU - Belajarlah dari orang yang sudah sepuh. Nampaknya kita harus belajar dari kisah seorang kakek yang masih berjuang di usia tua.

Namanya Mbah Ahmad Hamid warga Tenayanraya Kota Pekanbaru.

Usianya kini sudah 91 tahun, kulitnya sudah keriput, dan giginya juga sudah ompong. Mungkin ia penjual tempe tertua di Indonesia yang masih aktif.

Namun semangatnya masih seperti anak muda.

Setiap hari ia masih jualan tempe keliling pemukiman warga gunakan sepeda tua.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi Mbah Ahmad Hamid setiap hari mengayuh sepeda tuanya berkeliling komplek pemukiman warga di Tenayanraya Kota Pekanbaru.

Ia menjajajakan tempe yang disimpan di keranjang pada bagian belakang sepedanya itu.

Baca juga: Foto Nenek Nikahi Tentara Muda Heboh, Ternyata Punya Cerita Menyentuh

Sesekali Mbah Hamid mendorong sepeda tuanya karena ada keramaian anak-anak dan jalan yang sedikit menanjak maupun turunan.

Mbah Hamid juga sesekali menyandarkan sepedanya dan mengambil air minum yang tergantung di bagian stang sepedanya karena haus mengayuh dan berjalan.

Mbah Hamid memiliki rute perjalanan seharinya dari tempat tinggalnya,

Halaman
1234
Editor: Alpen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved