Kecelakaan
Innallilahi Wainnalilahi Rojiun, Mahasiswi Pini Tewas Kecelakaan Bersama Pacarnya, Ditabrak Truk
Apriansyah dan Pini Diwiyanti yang diketahui baru pacaran sebulan tewas kecelakaan di Banyuasin.
Antara motor dan korban berjarak 2 meter," kata Reza salah satu sopir taksi angkutan desa.
Reza bersama sopir mobil truk box dan warga yang mengangkat kedua korban dalam mobil taksi yang dibawa Reza.
Sampai ke rumah sakit, kedua korban tidak bisa diselamatkan lagi.
Korban menghembuskan napas terakhir di dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Mata ibu berkedut
Yuliyani orang tua dari korban Pini Dwiyanti mengakui, kalau beberapa hari ini bagian matanya selalu berkedut.
"Ya, saya punya firasat kalau bagian mata saya selalu berkedut.
Dan saya sempat bertanya kepada anak ada apa ini," tutur Yuliyani didampingi suaminya Idham Malik.
Disebutkan Idham, kedua korban ini memang pacaran.
"Anak saya memang pacaran sama Apriansyah.
Saya ketahui baru sebulan pacaran.
Sementara itu, Direktur RSUD Banyuasin dr Ari Fauta melalui dokter jaga,
dr Bagus membenarkan adanya dua pasien yang diantar oleh warga dan anggota Kodim 0430 ke IGD sudah dalam keadaan kritis.
"Keluarga kedua pasien sudah dalam perjalanan dan korban sudah di ruangan khusus," singkatnya yang meminta keluarga korban bersabar dan banyak berdoa.
Keterangan polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-semasa-hidup-pini-dwiyanti.jpg)