News
Pee Wee Gaskins Jadi Pembunuh Berantai Gara-gara Wanita, Lakukan 90 Pembunuhan, Habisi Narapidana
Penyelidik mengatakan bahwa perbuatan keji Gaskins dipicu oleh kebenciannya sejak usia dini pada wanita.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah seorang pembunuh berantai Pee Wee Gaskins.
Aksi Pee Wee Gaskins menjadi perbincangan karena pada akhir 1970-an ia dianggap sebagai pembunuh berantai paling produktif dalam sejarah Carolina Selatan.
Diakui Pee Wee Gaskins, sudah 90 aksi pembunuhan yang ia lakukan demi memuaskan hasrat membunuhnya.
Penyelidik mengatakan bahwa perbuatan keji Gaskins dipicu oleh kebenciannya sejak usia dini pada wanita.
Kebencian ini berasal dari kehidupan rumah tangganya, dimana ayah tirinya memukulinya dan ibunya tidak membelany.
Meskipun kejahatan awalnya sebagai remaja tidak terlalu parah, dia naik kelas dengan melakukan perampokan, penyerangan, pemukulan korban secara acak, dan bahkan menyetubuhi seorang balita.
Ketika dia akhirnya ditangkap hampir satu dekade kemudian, bahkan penjara dengan keamanan maksimum tidak dapat mengekang haus darahnya.

Beberapa jam sebelum eksekusi, Gaskins berhasil membunuh seorang narapidana dengan bahan peledak.
Masa Kecil Pee Wee Gaskins
Donald Henry Gaskins lahir pada 13 Maret 1933 di Florence County, Carolina Selatan.
Ibunya tidak begitu menyayanginya, dan ketika dia baru berusia satu tahun, dia secara tidak sengaja meminum minyak tanah.
Gaskins menderita kejang-kejang selama bertahun-tahun setelahnya dan menyalahkan kecelakaan ini untuk semua kesalahannya.
Gaskins juga tidak pernah mengenal ayah kandungnya dan secara fisik dilecehkan oleh para kekasih ibunya.
Dijuluki "Pee Wee" karena perawakannya yang mungil, Gaskins sering diintimidasi dan putus sekolah saat dia baru berusia 11 tahun.
Pada usia 13 tahun, Gaskins sudah beraksi dalam pemerkosaan melakukan percobaan pembunuhan.