Breaking News:

Terkini Nasional

AHY Sentil Kudeta Kuno yang Dilakukan Para Pengkhianat: Jangan Nodai Partai yang Kita Cintai

Agus Harimurti Yudhoyono secara terang-terangan tak gentar karena kudeta menggunakan cara kuno.

Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Agus Harimurti Yudhoyono mendampingi sang ayah Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemakaman almarhumah Siti Habibah, ibunda SBY di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Agus Harimurti Yudhoyono secara terang-terangan tak gentar karena kudeta menggunakan cara kuno.

Lebih dari itu sang ayah, SBY, berada di belakang dirinya.

AHY meyakini Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat masih terus berjalan.

Keyakinan itu didapat dari hasil pemantauannya sendiri serta laporan sejumlah kader partai.

Menurut AHY, pola yang dilakukan dalam melakukan kudeta kepemimpinan partai sangat kuno.

Pertama, berupaya mempengaruhi para pemilik suara, pengurus DPD dan DPC.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi istri Annisa Pohan yang diundang, mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi secara virtual, Senin (17/8/2020) pagi.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi istri Annisa Pohan yang diundang, mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi secara virtual, Senin (17/8/2020) pagi. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Kemudian mempengaruhi mantan Pengurus yang kecewa, dan mengklaim bahwa itu merepresentasikan pemilik suara.

Kedua, berupaya mencoba mempengaruhi kader Partai Demokrat dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara sekian puluh bahkan sekian ratus suara.

Padahal yang disampaikan itu hoax dan tipuan belaka.

Selanjutnya kelompok kudeta ini menggunakan alasan Kongres Luar Biasa (KLB) karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved