Penangkapan Teroris
Polisi Tangkap Terduga Teroris di Tiga Daerah di Kalimantan Barat
Densus 88 berhasil mengamankan terduga teroris di tiga daerah di Kalbar salah satunya di Pontianak Rabu (17/2/2021)
Dia memiliki alamat Batikan, RT001/RW003, Kelurahan Bumi.
Baca juga: Sosok dr Marie Thomas, Wanita Asal Sulut yang Menjadi Dokter Perempuan Pertama di Indonesia
Baca juga: KKB Papua Makin Beringas, Anggota TNI Berguguran Ditembak, Ini Seruan Panglima TNI
-Bandara Supadio 27 November 2017
Pada Senin 27 November 2017 silam, Densus 88 Anti Teror dan Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar, juga menangkap terduga teroris, di Bandara Internasional Supadio, sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan bukti identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), terduga teroris berinisial NH beralamat, di Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalbar.
Terduga diduga ingin berangkat ke Marawi, Filipina dan bergabung dengan ISIS.
NH disebutkan berencana bertolak ke Kuching, Malaysia dengan menggunakan pesawat Air Asia.
Setelah itu, dia diduga akan melanjutkan perjalanan ke Marawi, Filipina Selatan.
Kepala Divisi Humas Polri saat itu Irjen Setyo Wasisto mengatakan, sebelum berangkat, NH sempat menitipkan keluarganya.
"Info dari Densus, dia berangkat sudah pamitan, dia mau berjihad. Menitipkan keluarganya, tolong diurus," ujar Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa 28 Noveember 2017 silam.
Setyo mengatakan, dari ucapan ingin berjihad di Marawi itu mengindikasikan bahwa NH akan bergabung dengan kelompok militan di sana.
Polisi juga menelusuri jejak komunikasi NH dengan pihak luar melalui ponselnya yang diamankan.
"Memang rencananya mau ke Marawi. Tapi kita belum bisa memaatikan apakah dia anggota atau hanya pendukung ISIS," kata Setyo.

Foto : Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggiring tersangka teroris menuju ke dalam pesawat di Bandara Radin Inten, Brantiraya, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (16/12/2020). (Tribun Lampung/Deni Saputra)
-Landak 24 Juli 2018
Sehari sebelumnya, pada Selasa 24 Juli 2018 sore, Densus 88 menggeledah satu rumah yang diduga dihuni KT, diduga terlibat jaringan teroris, di Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/densus-88-saa-tiba-di-bandara-66666.jpg)