Imlek

Mengintip Prosesi Poa Pwe di Klenteng Ban Hin Kiong, 'Yang Maha Kuasa Paham Keadaan Dunia'

Tradisi Poa Pwe yang usianya berabad dilaksanakan umat Tridharma Kelenteng Ban Hin Kiong Manado, Senin (15/2/2021) sekira pukul 10.00 Wita

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Mengintip Prosesi Poa Pwe di Klenteng Ban Hin Kiong 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tradisi Poa Pwe yang usianya berabad dilaksanakan umat Tridharma Klenteng Ban Hin Kiong Manado, Senin (15/2/2021) sekira pukul 10.00 Wita. 

Tujuan tradisi tersebut adalah untuk bertanya pada Yang Maha Kuasa

sesuai kepercayaan Tridharma apakah prosesi Cap Go Meh dapat dilaksanakan di jalan raya. 

Amatan Tribun, umat dengan protokol Covid-19 melaksanakan tradisi tersebut dengan penuh penghrapan. 

Baca juga: Tolak Vaksinasi Covid-19 Bisa Dijemput Pakai Mobil Polisi

Baca juga: Masih Ingat Shyalimar Malik? Cucu Pahlawan Ini Dapat Hadiah Rp 2,5 M dari Pacar, Baru Kenal Seminggu

Baca juga: Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

Mereka menyanyikan kidung permohonan dan berlutut meminta perkenaan Yang Maha Kuasa.

Dan seperti memahami kesulitan manusia akibat Covid-19, Yang Maha Kuasa tidak mengabulkan prosesi itu digelar di jalan raya. 

Hanya sekali lempar, dua biji kayu Poa Pwe jatuh dalam keadaan tertutup. 

Yang berarti tak direstui sama sekali. 

Baca juga: Gempa Bumi 5.1 SR Tercatat BMKG Terjadi Hari Ini Senin 15 Februari 2021, Ini Lokasinya

Baca juga: Asisten Istri Anang Hermansyah Minta Tolong, Ashanty dan Tiga Anaknya Positif Covid-19: Tolong

"Ini memang berarti penolakan tegas dari yang maha kuasa. Biasanya sampai tiga kali lempar.

Kali ini hanya sekali saja dan langsung tertutup," kata ketua Kelenteng Ban Hin Kiong Jimmy Binsar usai prosesi Senin (15/2/2021) siang. 

Dikatakan Jimmy, umat Kelenteng Ban Hin Kiong tetap akan melakukan sembahyang saat Cap Go Meh. 

Baca juga: Terdesak Ekonomi, PSK Hamil Tua Bersama 2 Perempuan Pasang Tarif Rp 250 Ribu Plus Pelayanan di Hotel

Baca juga: BPBD Bolmut Siagakan Tim Cepat Tanggap Bencana, Ini Lokasi Rawan Longsor Yang Perlu Diwaspadai

Tapi pesiar Tapikong di jalan raya tidak diadakan. 

"Ini juga sedang zaman Covid-19 dengan segala pembatasannya.

Ini kehendak yang maha kuasa, dia tahu yang terbaik untuk umat Manusia," kata dia. 

Sejumlah umat Tridharma terlihat larut dalam kekecewaan. 

Baca juga: Menguat, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Berada di Posisi Angka Rp 13.946

Baca juga: Gebrakan Blusukan Mensos Risma Ancam Anies Baswedan, Wagub Ariza Ikut Lawan Elektabilitas Petahana

Seorang wanita nampak meneteskan air mata. 

Ia dihibur petugas sembahyang.

"Yang maha kuasa lebih paham keadaan dunia ini," kata dia. (art) 

Baca juga: Sosok Nur Asia Istri Sandiaga Uno, Ternyata Teman Sekolah, Lihat Gayanya Seperti Anak Muda

Baca juga: Hasil Survei Median: Anies-Risma Bersaing Jika Pilgub DKI Digelar, Nama Ahok Masih Muncul Signifikan

Baca juga: TNI Kembali Berduka, Prada Ginanjar Gugur Diserang KKB Tadi Pagi, Terkena Tembakan Dibagian Perut

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved