Pelantikan Gubernur Sulut
Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru Ajak Masyarakat Dukung Program OD-SK di Periode Kedua
"OD-SK sudah membangu Sulut dengan sangat baik di periode pertama. Banyak proyek besar yang mampir ke Sulut berkat koneksi keduanya."
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru mengajak seluruh masyarakat Bolsel untuk senantiasa mendukung program dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.
Hal ini disampaikan Kamaru ketika dihubungi Tribun Manado, Senin (15/2/2021).
Kamaru mengatakan jika kepemimpinan Ollly Dondokambey dan Steven Kandou (ODSK) di periode pertama sudah membawa angin segar bagi pembangunan Sulut.
"OD-SK sudah membangu Sulut dengan sangat baik di periode pertama. Banyak proyek besar yang mampir ke Sulut berkat koneksi keduanya," tegasnya.
Untuk itulah, ia meminta agar masyarakat bisa melihat kerja nyata ini dengan memberikan dukungan.
"Mari kita dukung kepemimpinan ODSK, agar diperiode kedua, Sulut akan semakin baik lagi," tegasnya.
Hal yang sama diungkapkan oleh Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid.
Menurutnya, masyarakat wajib mendukung program dari ODSK.
"Karena kerja nyata mereka sudah sangat terlihat, dan pemimpin seperti ini harus didukung," tegasnya.
Dirinya pun menegaskan secepatnya akan berkoordinasi dengan Pemprov Sulut terkait pembangunan di Bolsel.
"Kita akan konsultasi, agar pembangunannya sejalan," tegasnya.
Bangun SPBU
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terpilih, dilaksanakan pada Senin (15/2/2021).
Banyak harapan masyarakat pun disematkan kepada kedua figur terpilih yakni Olly Dondokambey dan Steven Kandou (ODSK).
Harapan juga datang dari masyarakat Bolsel yang tinggal berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo.
Menurut Nova salah satu warga Pinolosian Timur (Pintim) jika dia periode keduanya, ODSK harus benar-benar membangun dari perbatasan.
"Kalau boleh diperiode kedua ini, tolong kami yang tinggal di perbatasan lebih diperhatikan lagi," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado.
Ia membeberkan jika masyarakat di Pintim sangat butuh kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Di Bolsel, SPBU hanya ada satu buah saja. Itu di Ibukota, jaraknya dua jam dari tempat kami tinggal," aku dia.
Hal senada diungkapkan Lhya warga Kecamatan Pintim lainnya.
Ketika dihubungi Tribun Manado, ia mengaku jika nelayan di perbatasan sangat sulit memperoleh bahan bakar minyak untuk digunakan melaut.
"Kalaupun ada, harganya pasti sudah naik. Jadi kami mohon Gubernur Sulut bisa memperhatikan hal ini," aku dia.
Ia menegaskan masih banyak yang harus dibenahi di daerah-daerah perbatasan Sulut.
"Jangan hanya fokus di pembangunan ibukota saja, tapi tolonglah, kami yang diperbatasan juga butuh perhatian," tegas. (Nie)
• Masih Ingat Wanita Ini? Sering Dikira Pria, Aprilia Manganang Kini Jadi Kowad, Tubuhnya Makin Kekar
• Usai Vaksin, Tenaga Kesehatan di Bolsel Justru Alami Peningkatan Nafsu Makan
• Ingat si Eneng dan Kaos Kaki Ajaib? Ini Kabar Terbaru Jessica Anastasya, Pemeran Utamanya