Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Angel Sepang

Ungkapan Ibunda Angel Sepang: Dihina Orang Kami Hanya Pasrah

Perempuan yang keseharian berjualan ayam di Pasar, beberapa waktu terakhir turut menjadi bahan bulan-bulanan netizen.

Tayang:
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Angel Sepang dan ibunya Senny Rumate. 

Setelah menjalani pemeriksaan, Ketua BK DPRD Sulut, Sandra Rondonuwu mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi JAK.

"Kami dari Badan Kehormatan telah memanggil yang berdasarkan laporan masyarakat ke Pimpinan DPRD dan diteruskan kepada kami," ujar Saron, sapaan politisi PDIP itu.

Katanya, setelah meminta klarifikasi JAK, BK masih akan melakukan verifikasi dan penyelidikan.

"Sesuai Tatib DPRD Sulut nomor 2 tahun 2019 pasal 64, BK mengadakan penyelidikan, verifikasi dan klarifikasi," ujarnya.

Katanya, BK salut karena JAK menanggapi panggilan secara gentleman.

Katanya, hasil klarifikasi akan dilaporkan dalam bentuk berita acara ke Pimpinan DPRD Sulut.

"Ini masih berproses. Waktu kami tujuh hari setelah itu ke pimpinan," jelasnya.

Terkait adanya aduan masyarakat serta desakan agar JAK dipecat dari jabatan, Saron menyatakan BK bukan lembaga Peradilan.

"Sekali lagi, BK bukan lembaga hukum atau lembaga peradilan. Setiap laporan kami selidiki, verifikasi dan klarifikasi," katanya.

Meskipun demikian, Saron bilang, sesuai tatib, sanksi yang diberikan bisa berupa teguran lisan, teguran tertulis hingga pemberhentian.

James Minta Maaf

Sebelumnya, James Arthur Kojongian sudah lebih dulu dipecat oleh kakak iparnya, Tetty Paruntu.

Beberapa hari yang lalu, James Arthur Kojongian dipecat dari posisi Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut.

Mengetahui nasibnya terancam, James Arthur Kojongian yang masih berstatus politisi Partai Golkar itu pun berani menampakkan wajahnya di hadapan media.

Setelah itu, suami Michaela Paruntu ini langsung meminta maaf atas apa yang terjadi.

"Bahwa saya peribadi dengan tulus dan rendah hati, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi dalam kehidupan bahtera rumah tangga yang sangat tidak baik," ucap James Arthur Kojongian, dilansir dari Kompas TV.

Mengenai desakan agar dirinya divopot sebagai anggota dewan, James Arthur Kojongian mohon-mohon agar ia diberi kesempatan kedua.

"Biarlah dalam konteks ini, memberikan kesempatan kepada saya," tambah JAK.

Mantan Ketua Harian Partai Golkar Sulut ini mengatakan, persoalan yang terjadi dalam kehidupan rumah tangganya sangat luar biasa.

"Ini permasalahan berat. Menjadi tanggung jawab besar yang saya secara pribadi harus selesaikan," kata JAK.

Suami Michaela Elsiana Paruntu ini bilang, kehidupan rumah tangganya sudah baik.

"Sejauh ini saya bisa menyelesaikan persoalan dalam rumah tangga. Komunikasi dalam keluarga kami berjalan baik," kata JAK.

JAK Dinonaktifkan Sebagai Ketua Harian Golkar Sulut

Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) sudah mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan kadernya James Arthur Kojongian.

Langkah tegas itu berupa penonaktifan James Kojongian sebagai Ketua Harian Golkar Sulut.

Namun publik menginginkan ada tindakan selanjutnya dari partai yang sudah membesarkan nama James Kojongian.

Publik berharap supaya dia dipecat dari keanggotaan partai sehingga status sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut tak lagi disandang pria kelahiran 28 April 1984 itu.

Bagaimana tidak, publik Sulut dibuat geram dengan aksi James Kojongian yang setelah ketahuan diduga berbuat selingkuh,

dia dengan tega menyeret istrinya dengan mobil hingga beberapa meter.

Namun bagimanapun juga keputusan pemecatan James Kojongian menjadi ranahnya Partai Golkar. Apalagi partai itu memilih AD/ART sendiri.

Ketua DPD Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu kepada www.tribunmanado.co.id Kamis (28/1/2021) sudah memberi sinyalemen terkait masa depan James Arthur Kojongian.

Tetty sapaanya mengatakan, bahwa James Kojongian (hanya) nonaktif saja.

Dengan kata lain dia tak akan dilengserkan dari kursi legislator apalagi sampai dipecat dari Partai Golkar.

Kata dia keputusan penonaktifan itu adalah cara terbaik dengan melihat apa yang terjadi selang beberapa hari terakhir ini.

Partai harus secepatnya memgambil keputusan.

Sementara Juru Bicara Golkar Sulut Feryando Lamaluta mengatakan penonaktifan James Kojongian segera akan dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Nantinya pusat yang akan memutuskan soal keputusan itu.

Golkar Sulut juga segera akan mengirim surat ke James Kojongian soal penonaktifan itu.

"Kami akan menyurat ke beliau," kata dia. (tribunmanado.co.id/Hesli Marentek/fernando lumowa)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved