Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksin Covid

Ditanya Tentang Helena Lim, Karyawan Apotek Bumi Mengaku Tak Tahu

Apotek Bumi yang berlokasi di Perumahaan Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat terpantau sepi.

Editor: muhammad irham
Tribunnews
Aptek Bumi yang yang berlokasi di Perumahaan Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apotek Bumi yang berlokasi di Perumahaan Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat terpantau sepi.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi, Selasa (9/2/2021) sore, hanya terdapat tiga orang apoteker yang bertugas di balik meja pelayanan yang dilengkapi pembatas transparan.

Kendati demikian, kegiatan pelayanan di dalam apotek terpantau sepi dari pengunjung.

Diketahui, apotek yang berada tepat di depan pintu gerbang akses keluar-masuk perumahan Green Garden ini merupakan milik dari Crazy Rich Pantai Indah Kapuk Helena Lim.

Nama Helena Lim belakangan ini sedang ramai diperbincangkan karena menjadi penerima vaksin Covid-19 yang dibuktikan dirinya dengan surat keterangan bekerja di apotek tersebut.

Kendati demikian, saat Tribunnews.com mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pekerja apotek terkait status Helena Lim dalam kepemilikan apotek itu, para pekerja mengaku tidak tahu.

"Saya tidak tahu mas," kata seorang apoteker yang enggan menyebutkan namanya.

Ketika ditanya lebih lanjut, wanita berbaju kuning dengan rambut diikat tersebut mengatakan bahwa para pekerja sedang sibuk, jadi tidak bisa memberikan keterangan.

"Kami sedang sibuk mas," ucapnya sambil menulis di sebuah kertas resep.

Seperti dilansir dari Kompas.com, surat keterangan itu diurus apoteker yang bekerja di apoteknya, sehingga selebgram itu bisa mendapatkan suntik vaksin Covid-19 tahap pertama.

Hal itu diketahui karena pada saat antre untuk menerima suntik vaksin, Helena mengabadikan momen itu melalui video dan mengunggahnya di akun sosial media miliknya.

Tidak hanya itu, keluarga dari Helena Lim juga dikabarkan telah menerima suntik vaksin gratis di Puskesmas Kebon Jeruk.

Menyikapi hal tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan Pemprov DKI bakal menyelidiki dan mengusutnya.

Terlebih, program vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama ini masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

"Nanti kami akan cek kenapa dia bisa datang," ucapnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (8/2/2021).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved