Kesehatan
Bahaya Gunakan Deodoran, Bisa Sebabkan Kanker
Berikut ini adalah fakta-fakta yang perlu kamu tahu tentang bahayanya deodoran untuk kesehatanmu.
TRIBUNMANADO.CO.ID-Masalah bau badan memang menjadi masalah bagi beberapa orang.
Bau badan tak hanya membuat tidak percaya diri dan tidak nyaman.
Pun dengan orang di sekitar, pasti merasakan tidak nyaman.
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan bau badan, di antaranya menggunakan deodoran.
Deodoran sudah lumrah digunakan, bahkan banyak produk penghilang bau badan yang berbahan dasar deodoran yang beredar di pasar.
Menggunakan deodoran biasanya digunakan dengan cara dioleskan atau semprotkan di ketiak.
• Masih Ingat Diva Krisdayanti? Sempat Dikabarkan Akan Cerai Lagi, Kehidupannya Kini Makin Bahagia
Bahkan saat ini banyak sekali produk deodoran dari berbagai merek dengan berbagai macam klaim, dari menjaga tubuh harum sepanjang hari, mencerahkan ketiak, sampai tidak membuat ketiak iritasi.
Namun, tahukah kamu, ternyata deodoran tidak selalu aman untuk kesehatanmu?
Berikut ini adalah fakta-fakta yang perlu kamu tahu tentang bahayanya deodoran untuk kesehatanmu.
Bahan-bahan berbahaya
Melansir dari Kompas.com, Professor Biologi di North Carolina State University, Heather Patisau, mengatakan bahwa beberapa senyawa dalam deodoran bisa mengganggu fungsi hormon reproduksi dan perkembangan tubuh.
Ini juga yang menjadi alasan para ahli dapat mengganggu mikroorganisme baik dalam tubuh dan meningkatkan risiko gangguan reproduksi hingga kanker.
Adapun bahan-bahan berbahaya yang kerap ada dalam deodoran di antaranya adalah aluminium dan paraben.
Selain itu, beberapa orang yang memiliki reaksi alergi terhadap deodoran karena bahan-bahan seperti propilen glikol, minyak atsiri, aditif biologis, paraben, vitamin E, dan lanolin
• Pria Cantik Millen Cyrus Makin Menggoda, Buat Netizen Terhipnotis, Begini Penampilannya
Tidak menghentikan produksi keringat
Banyak produk deodoran yang mengklaim bahwa kandungan antiperspirant dalam deodoran dapat menghentikan produksi keringat penyebab bau badan.
Sebenarnya, kandungan itu hanya menyumbat kelenjar keringat dengan senyawa berbasis aluminium dan mengembalikan keringat ke dalam tubuh kita.
Kandungan ini dinilai dapat membuat bakteri tersumbat di dalam tubuh kita.
Membuat kulit kering
Kandungan di dalam deodoran juga dapat membuat ketika kamu kering dan mudah iritasi.
Selain itu, kulit ketiak juga dapat mudah menghitam karena kandungan di dalam deodoran.
Bisa menyebabkan kanker
Melansir dari Cewekbanget.id, banyak yang menyebutkan bahwa memakai deodoran sering dihubungkan dengan risiko terkena kanker payudara.
Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa kandungan aluminium yang ditemukan dalam deodoran dapat menyebabkan efek yang mirip dengan estrogen, yang kadang-kadang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker.
Alergi kulit
Untuk kamu yang punya kulit yang sensitif, tidak menutup kemungkinan bahwa menggunakan deodoran dapat menyebabkan kamu alergi.
Hal ini dikarenakan adanya bahan kimia yang terkandung dalam deodoran.
Jerawat pada ketiak
Kandungan phthalates pada deodoran bisa membuat hormon testosteron dalam tubuh meningkat.
Peningkatan hormone testosterone ini ternyata dapat memicu pertumbuhan rambut dan jerawat pada ketiak.
• Ini Cara Jitu Selamatkan Ponsel Tercebur Air, Ada Cara Tradisional
Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul 5 Fakta Soal Deodoran yang Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-deodorant_20170920_122503.jpg)