Vaksinasi Covid
Vaksinasi dan Disiplin Prokes Cegah Covid-19 Kunci Pemulihan Ekonomi Sulut, BI Tawarkan Ini
Bank Indonesia (BI) Sulut memandang, vaksinasi memberi optimisme sekaligus harapan bagi perekonomian Bumi Nyiur Melambai.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Keberhasilan vaksinasi dan kedisiplinan masyarakat mematuhi protokol Covid-19 menjadi kunci pemulihan ekonomi Sulut di tahun 2021.
Bank Indonesia (BI) Sulut memandang, vaksinasi memberi optimisme sekaligus harapan bagi perekonomian Bumi Nyiur Melambai yang terkontraksi 0,99 persen tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
"Vaksinasi telah dimulai dari itu memberi harapan. Seiring dengan itu juga masyarakat harus tetap displiplin menerapkan protokol Covid-19 meskipun sudah ada vaksinasi," jelas Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat dalam Media Briefing Kondisi Makroekonomi Sulut di Manado, Senin (08/02/2021).
Terkait itu, BI Sulut sendiri mengusung lina sejumlah kebijakan pemulihan ekonomi daerah.
Pertama, pembukaan sektor produktif dan aman Covid-19. Arbonas bilang, sektor produktif yang bisa dibuka ialah yang minim risiko Covid-19.
"Misalnya pertanian, jasa keuangan, komunikasi dan industri pengolahan," kata Arbonas.
Kebijakan kedua, percepatan realisasi stimulus fiskal. Kelancaran belanja APBD sesuai tepat waktu akan mendorong konsumsi pemerintah.
"Dampak akhirnya ke konsumsi masyarakat," ujarnya.
Ketiga, peningkatan kredit dan pembiayaan ke dunia usaha. BI melihat, pada awal pandemi Covid-19 tahun lalu sempat terjadi 'credit crunch'
"Perbankan sempat kesulitan menyalurkan kredit," katanya.
Arbonas mengatakan, perbankan perlu menggenjot kredit ke sektor produktif seperti pertanian, UMKM dan sektor potensial lainnya," jelasnya.
Kebijakan keempat, keberlanjutan stimulus moneter dan makroprudensial. BI sendiri telah melakukan pelonggaran likuiditas.
"Misalnya Giro Wajib Likuiditas dan penambahan uang beredar di masyarakat," katanya.
Terakhir, BI mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan. Khususnya di sektor ritel dan UMKM.
"Semakin banyak pembayaran non-tunai semakin baik. Jadi meskipun ada pembatasan sosial, masyarakat masih bisa melakukan konsumsi dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya. (ndo)
• Promo Indomaret Terbaru Hari Ini, Harga Heboh hingga Super Hemat, Cek Katalog di Sini!
• Lezatnya Bakso dan Mie Ayam Ayam Putri Kediri Sondana, Bikin Pelanggan Ketagihan
• Disebut Kadrun, Susi Pudjiastuti Santai Tanggapi Serangan Netizen di Media Sosial