Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Sejumlah Fakta Penemuan Mayat Perempuan Tertancap Bambu hingga 60 Sentimeter

Korban bernama Weni Tania (21) yang ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan dipastikan merupakan korban pembunuhan.

Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Foto ilustrasi pembunuhan - Penemuan mayat wanita dengan kondisi tertusuk bambu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga di sekitar Sungai Cimalaka Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat dihebohkan dengan penemuan mayat wanita. 

Mayat tersebebut dalam kondisi tertusuk bambu pada bagian dubur di bantaran Sungai.

Mayat wanita diketahui bernama Weni Tania (21). Weni dipastikan merupakan korban pembunuhan.

Polisi pun telah mengungkap sejumlah fakta di balik temuan mayat tersebut.

Dikenal sebagai pekerja pabrik, namun baru saja resign

Kepala Desa Sindangratu, Yuyu Sunia mengatakan korban dikenal sebagai pekerja pabrik.

Pabrik yang dimaksud berada di Kecamatan Wanaraja.

Namun Weni sudah keluar dari pabrik itu 10 hari sebelum kejadian.

Dia juga dikenal pendiam sehingga tidak banyak yang tahu tentang kesehariannya.

Ayah Weni selama ini telah meninggal dunia. Sedangkan sang ibu bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri.

Terakhir kali terlihat

Weni selama ini tinggal di rumah peninggalan orangtuanya di Kampung Ciloa, Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja.

Yuyu mengatakan bahwa korban terakhir kali terlihat pada Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dengan kata lain, sebelum mayatnya ditemukan, keluarga telah mencari korban yang tiga hari menghilang.

Di hari Selasa, sebelum menghilang, keluarga sempat menghubungi korban pukul 13.00 WIB.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved