Breaking News:

Berita Tomohon

Pengangkatan Nakon Diduga Tak Sesuai Kompetensi, Pj Sekkot-Kabag Ortal Pasang Badan

Tokoh Masyarakat Tomohon Herry Runtuwene menyinggung soal keputusan yang diambil saat masa transisi harusnya dikoordinasikan lebih duluh.

Tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Tokoh Masyarakat Tomohon Herry Runtuwene. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -- Pengangkatan Tenaga Kontrak (Nakon) di lingkup Pemerintah Kota Tomohon menjadi hal yang terus diperbicangkan.

Bagaimana tidak, selain sarat titipan, pengangakatan nakon di masa transisi ini, diduga tanpa melalui adanya uji kompotensi.

"Harus ditinjau kembali pengangakatan nakon ini. Jangan sampai nakon yang diangkat ini seperti titipan dalam rangka balas jasa. Apalagi ini diangkat diduga tanpa melalui uji kompentensi," ujar salah satu Tokoh Masyarakat Tomohon Herry Runtuwene, Minggu (7/2/2021).

Tak cuma itu, Runtewene juga menyinggung soal keputusan yang diambil saat masa transisi harusnya dikoordinasikan lebih dulu.

"Setidaknya harus dikoordinasikan duluh dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon terpilih. Tapi ini malah dilakukan pengangkatan nakon yang sarat dengan kepentingan balas jasa," ujarnya seraya mendesak Pemimpin terpilih harus kembali meninjau SK pengangkatan nakon ini.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Kota Tomohon Dolvin Karwur bak pasang badan terkait pengangkatan nakon ini.

Dia menyatakan SK Nakon ini memang ditandatanganinya.

"Iya SK nya saya yang tanda tangani. Pengangkatan ini sudah harus dilakukan karena kebutuhan tenaga kontrak," katanya.

"SK nya per Januari 2021 dan mereka sudah dites sejak akhir 2020," tambahnya.

Sementara itu, itu sebelumhya Kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) Pemkot Tomohon Royke Tangkawarouw membantah pengangkatan nakon ini sarat dengan kepentingan politik.

Halaman
12
Penulis: Hesly Marentek
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved