Breaking News:

Politik

Pertemuan Anies-Prabowo Masih Menjadi Tanda Tanya, Dasco : Hanya Sebatas Pertemuan Silaturahmi

Dasco mengatakan pertemuan antara Prabowo dan Anies hanya sebatas pertemuan silaturahmi. Terlebih, Partai Gerindra merupakan salah satu kepala daerah

Editor: Fistel Mukuan
FOTO DOKUMENTASI/Akhdi Martin Pratama
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengunjungi kawasan Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017) lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertemuan ketua umum partai Gerindra dengan Gubernur DKI Jakarta, masih menimbulkan pertanyaan.

Apalagi sekarang  di tengah isu ’perceraiannya’ dengan Partai Gerindra karena pembahasan jadwal Pilkada di RUU Pemilu.

Ternyata sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat menemui Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada pekan lalu.

Keduanya bertemu hanya berbicara empat mata atau tertutup di kantor Prabowo.

Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Prabowo di Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).

”Betul, bertemu pekan lalu,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil mengatakan, pertemuan empat mata tersebut digelar di kantor Prabowo. Namun, ia tak merinci apakah kantor Prabowo yang dimaksud adalah Kementerian Pertahanan atau DPP Gerindra. ”Di kantornya Pak Prabowo,” kata dia.

Kondisi Terkini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Kondisi Terkini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tribunnews)

Mengenai agenda pembahasan, Dahnil enggan merinci. Dia tak mau membeberkan apa saja yang dibicarakan keduanya dalam pertemuan itu. Termasuk apakah membahas RUU Pemilu atau tidak. Menurut Dahnil, biar Anies yang menjelaskan perihal isi pertemuan keduanya. "Tanya Pak Anies saja," katanya.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga merupakan Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan, pertemuan antara Anies dengan Prabowo merupakan hal biasa. Menurut Riza, hubungan keduanya memang baik. ”Kalau pertemuan antara para pemimpin itu di mana saja biasa ya. Jadi saya kira enggak ada masalah,” kata Riza kepada wartawan, Jumat (5/2).

Belakangan hubungan Anies dan Partai Gerindra yang merupakan salah satu pengusungnya di Pilkada DKI 2017 memang jadi sorotan publik. Ada dua hal yang melatarbelakangi sorotan itu. Pertama, serangan dari politikus Partai Gerindra Ali Lubis kepada Anies yang meminta mantan rektor Universitas Paramadina itu mundur jika tak lagi sanggup menangani pandemi di DKI Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved