Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kudeta Partai Demokrat

Andi Mallarangeng Soal Isu Kudeta Demokrat: Jenderal Mau Kudeta Mayor, Gagal Pula

"Katanya begini, kalau di Myanmar itu jenderal kudeta presiden dan menteri-menteri. Kalau di sini ada jenderal mau kudeta mayor, gagal pula,"

Editor: Isvara Savitri
Kolase Tribun Manado / Istimewa
Andi Mallarangeng dan Moeldoko. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Terkait isu pengambilalihan kepemimpinan di Partai Demokrat, mencuat anggapan bahwa hal tersebut merupakan pertarungan seorang jenderal yang ingin mengkudeta mayor.

Dugaan ini dilontarkan oleh Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng.

Seperti yang kita ketahui bersama, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang diduga ingin melakukan kudeta kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah seorang pensiunan TNI berpangkat jenderal.

Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat AHY meninggalkan dinas militer saat berpangkat mayor.

"Katanya begini, kalau di Myanmar itu jenderal kudeta presiden dan menteri-menteri. Kalau di sini ada jenderal mau kudeta mayor, gagal pula," kata Andi, dalam sebuah diskusi yang disiarkan akun Youtube Radio Smart FM, Sabtu (6/2/2021).

Andi Mallarangeng.
Andi Mallarangeng. (antarasumbar.com)

Andi menuturkan, upaya kudeta itu gagal setelah kader-kader Partai Demokrat yang ditemui Moeldoko di sebuah hotel langsung melapor kepada AHY pada keesokan harinya.

Menurut Andi, para kader itu melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Moeldoko menyatakan siap menjadi ketua umum.

Moeldoko juga disebut tengah mempersiapkan 360 DPC dan DPR agar bisa menggelar kongres luar biasa (KLB).

SINOPSIS Ikatan Cinta 6 Februari, Al dan Andin Cemas di Persidangan, Akankah Pembunuh Roy Terungkap?

Andi Arief Bilang Moeldoko Sudah Ditegur Presiden Jokowi, Ada Senior Partai yang Kecewa Dipimpin AHY

Setelah mendapat laporan itu, AHY pun segera menyurati Presiden Joko Widodo serta menggelar konferensi pers untuk mengungkap adanya upaya kudeta tersebut.

Andi pun membantah pernyataan Moeldoko yang menyebut pertemuan dengan kader Partai Demokrat sekadar ngopi-ngopi.

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (Tribunnews/HO/Biro Pers/Laily Rachev)

"Kalau ngopi-ngopi dengan orang yang tidak dikenal apanya yang ngopi-ngopi? Nah itu persoalan, ini offside, bukan cuma offside, kartu merah, ini kartu merah kalau sepakbola, harus out," kata Andi.

Sebelumnya, Moeldoko disebut-sebut ingin merebut kepemimpinan Partai Demokrat dan menjadikannya sebagai kendaraan politik pada Pemilu 2024.

Terbujuk Narasi Radikalisme, 1.250 WNI Pergi ke Irak dan Suriah Ikut Kelompok Teroris

Dugaan Fetish Tersebar di Media Sosial, Karier Aktor Hollywood Armie Hammer Langsung Anjlok

Ia juga disebut telah menemui sejumlah kader Partai Demokrat untuk menggalang kekuatan agar dapat menyelenggarakan kongres luar biasa.

Moeldoko membantah tudingan tersebut. Ia mengaku tak punya hak untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat karena bukan bagian dari internal partai.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Isu Kudeta di Demokrat, Andi Mallarangeng: Jenderal Mau Kudeta Mayor, Gagal Pula".

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved