Golongan Darah
Potensi Umur Seseorang Bisa Dilihat dari Golongan Darahnya, Benarkah?
Golongan darah disebut bisa dijadikan dasar pengetahuan mengetahui potensi umur seseorang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Golongan darah disebut bisa dijadikan dasar pengetahuan mengetahui potensi umur seseorang.
Hal ini didasari berbagai hasil penelitian yang telah dipublikasikan.
Penasaran? Yuk kita simak bersama golongan darah yang paling berpotensi panjang umur.
1. Golongan darah O
Golongan darah O adalah golongan darah yang memiliki potensi panjang umur.
Sebab, O memiliki sistem pencernaan yang paling baik dibandingan golongan darah lainnya.
Selain itu, O juga memiliki sistem imun dan mental yang paling kuat.
Golongan darah O bahkan bisa menghadapi stres dengan baik sesuai dengan caranya.
Walaupun penyakit yang sering diderita golongan darah O agak menyakitkan seperti alergi, bisul, radang sendi, namun umumnya O memiliki penyakit yang tak terlalu berisiko.
Ini menjadi alasan mengapa golongan darah O memiliki harapan hidup yang lebih panjang daripada golongan darah lainnya.
Pencernaan golongan darah B sangat baik, khususnya jika mengonsumsi daging dan produk susu yang cukup berbahaya bagi kesehatan.
Selain itu, golongan darah B juga memiliki sistem imun yang kuat dan dapat beradaptasi dengan diet dan lingkungan.
Sayangnya, B jauh harapan panjang hidupnya dibanding O karena ada beberapa makanan yang tak bisa dicerna oleh golongan darah B, sehingga sistem metabolismenya menjadi terganggu.
3. Golongan darah AB
Golongan darah ini memiliki gabungan antara A dan B.
Jadi, AB mungkin tetap bisa sensitif pada pencernaanya, namun imunnya cukup jauh lebih baik dibandingkan golongan darah A.
Oleh karena itu, golongan darah AB jauh lebih panjang umur daripada golongan darah A, tapi jauh lebih pendek dibandingkan golongan darah B.
4. Golongan darah A
Golongan darah A adalah golongan darah yang cukup rentan sakit dan memiliki harapan hidup terpendek dari golongan darah lainnya.
Ini bisa saja karena A sangat lemah mencerna daging dan produk susu, karena lemak jenuh yang berlebihan.
Sehingga tak heran jika A sangat rentan terserang penyakit jantung, diabetes, kanker, hati hingga kantung empedu.
Untuk memperpanjang hidup, ada baiknya A sering mengonsumsi vegetarian atau mengurangi makan susu dan daging-dagingan.
Terlepas dari hasil penelitian tersebut, umur dan kesehatan tetap menjadi rahasia Tuhan. Manusia hanya bisa berusaha agar tetap sehat sehingga potensi memiliki umur panjang tetap terjaga. (*)