Breaking News:

Berita Tomohon

Pembatasan Jam Operasional Masih akan Dibahas, Ini Penjelasan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman

Bagaimana tidak, kebijakan yang berlangsung hampir sebulan ini memunculkan keluhan dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Kebijakan yang berlangsung hampir sebulan ini memunculkan keluhan dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -- Pembatasan jam operasional di Kota Tomohon menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Bagaimana tidak, kebijakan yang berlangsung hampir sebulan ini memunculkan keluhan dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Lantas terkait hal tersebut, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman pun turut angkat bicara.

Eman mengatakan sebetulnya harapkan untuk PPKM ini agar dilonggarkan, namun keputusan tak hanya dari Pemkot semata.

Melainkan harus dibahas bersama gugus tugas lainnya.

"Saya sendiri sebagai Ketua Gugus Tugas dalam mengambil keputusan harus diadakan rapat bersama Kapolres, Dandim, Kejari dan Ketua DPRD," ungkap Eman, disela pelaksanaan Konsultasi Publik di Anugerah Hall, Kamis (4/2/2021).

Eman pun mengakui sangat memahami apa yang diharapkan masyarakat, namun ini merupakan keputusan forkopimda.

Sehingga akan dilakukan pembahasan yang direncanakan pada tanggal 8 Februari.

"PPKM ini kan selesai pada 8 Februari nanti, sehingga Pemkot akan menggelar rapat bersama Pak Polres Pak Dandim, Pak Kejari, dan Ketua DPRD terkait apakah pembatasan sampai jam 8 malam ini sudah bisa dilonggarkan."

"Sebab jika melihat seperti di Bitung baru saja melakukan PPKM seperti  Tomohon dan pembayasan jam operasional seperti di Manado yaitu jam 8 malam," aku Eman.

Halaman
12
Penulis: Hesly Marentek
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved