Masih Ingat Kompol Aditya, Polisi Korban Pengeroyokan Perguruan Silat? Kini Hanya Bisa Terbaring
Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri adalah korban pengeroyokan kelompok perguruan pencak silat Persaudaraan Silat Hati Terate (PSHT), 8 Mei 2019 lalu
Penulis: Finneke Wolajan | Editor: Finneke Wolajan
"Sejumlah luka di kepala bagian belakang akibat benda tumpul masih belum bisa ketutup.
Kini Kompol Aditya menjalani pengobatan berjalan dan dari Polri akan membantu sampai Aditya sembuh.
Dari tugasnya diistirahatkan guna pengobatan. Sedangkan kasusnya sendiri ditangani oleh Polres Wonogiri," pungkasnya.
Diketahui Kompol Aditya telah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 3 bulan di Singapore General Hospital (SGH) karena mengalami luka di kepala.
Bagaimana kabarnya sekarang setelah dua tahun berlalu?
Dari informasi yang dirangkum, kondisi Kompol Aditia Mulya Ramadhani hanya bisa terbaring di tempat tidur, hingga saat ini Kamis 4 Februari 2021.

Kondisi Kompol Aditya Mulya Ramadhani, korban pengeroyokan perguruan silat PSHT Wonogiri (Istimewa via Sindonews.com)
Belum perubahan berarti dari kondisi Kompol Aditia Mulya Ramadhani, sebab ia mengalami kerusakan parah di otaknya.
Kompol Aditia Mulya Ramadhani saat ini belum bisa merespons kontak mata ataupun merespons sesuatu dengan baik.
Sang istri Dewi Setyawati (40) dan pihak keluarga saat ini sedang mengupayakan sistem stem cell yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kondisi Terkini Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri Korban Pengeroyokan, Masih Belum Sadar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kompol-aditya-mulya-ramadhani-fgfhth.jpg)