Breaking News:

Berita Politik

Herson Mayulu Apresiasi Basarnas dalam Peristiwa Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air 

Rapat digelar dengan Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, Kepala Basarnas, Ketua KNKT, Dirut LPPNPI, Dirut PT Jasa Raharja, Kepala RS Polri.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Hi. Herson Mayulu, menghadiri Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI -- Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Hi. Herson Mayulu, menghadiri Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI. 

Rapat kali ini digelar dengan Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, Kepala Basarnas, Ketua KNKT, Dirut LPPNPI, Dirut PT. Jasa Raharja, Kepala RS Polri dan Dirut Maskapai Penerbangan Indonesia.

RSP ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi V DPR-RI, Kamis (4/3/2021). 

Raker dan RDP ini untuk membahas mengenai musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Dalam kesempatan ini, Hi. Herson Mayulu, yang mengikuti rapat secara Virtual dari kediaman pribadi.

Mengatakan bahwa kesimpulan yang diambil oleh KNKT terlalu cepat.

“Kesimpulan yang diambil oleh KNKT terlalu cepat, dimana disampaikan bahwa terekam sampai dengan 250 kaki, pesawat atau mesin masih dalam kondisi hidup itu bukan berarti dia masih layak terbang, nyatanya hidup tapi jatuh,” ujar Herson.

Lanjut, menurutnya ini berarti kalau dilihat dari kecelakaan cuaca pada saat itu sangat bagus.

“Human erornya tidak ada karena pilotnya pengalaman, maka mungkin datang dari aspek mesin," aku dia. 

"Oleh karena itu kotak hitam baru sebagian yang ditemukan, yang bagian dari komponen cockpit voice recorder (CVR) black box Sriwijaya Air SJ182 itu banyak belum ditemukan," tambah H2M. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved