Breaking News:

Banjir di Manado

Warga Masih Huni Tempat Pengungsian, Trauma Banjir Susulan

"Kami takut balik rumah. Hujan hampir tiap hari turun," kata Dewi warga Ketang Baru.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Isitmewa
Sejumlah pengungsi bencana banjir dan longsor Manado masih enggan meninggalkan tempat pengungsian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pengungsi bencana banjir dan longsor Manado masih enggan meninggalkan tempat pengungsian. Mereka dilanda trauma banjir susulan. 

"Kami takut balik rumah. Hujan hampir tiap hari turun," kata Dewi warga Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Manado yang mengungsi di SDN 01 Manado, Senin (1/2/2021) via ponsel. 

Ia menuturkan, rumahnya yang berada dekat sekolah masih kerap dilanda banjir meski dengan frekuensi lebih kecil. 

Ia merasa terlalu beresiko tinggal di sana. 

"Lebih aman tinggal di sini dulu," ujarnya. 

Deysi warga lainnya mengakubelum tahu sampai kapan akan menghuni sekolah tersebut. 

Rumahnya sudah bersih dari kotoran, tapi hujan terus turun. 

"Hampir setiap hari saya bersihkan rumah, tapi belum kami tempati karena hujan masih terus turun," kata dia. 

Kepala Sekolah Berty J Bokong mengatakan, ada ratusan pengungsi di sekolah itu. 

"Ada yang sudah balik, ada yang masih bertahan," ujar dia. 

Dia dan para guru setiap hari turun untuk mengecek kondisi pengungsi. Selain itu, diadakan pembersihan ruang kelas. 

"Kami turut membantu mereka," kata dia. 

Diketahui jumlah pengungsi akibat banjir dan longsor di Bolmong mencapai 2000 an. 

Mereka menghuni tempat pengungsian, sekolah dan tempat ibadah. (art) 

Merry dan Sensen Dipecat Raffi Ahmad, Malah Sujud Syukur, Nagita Slavina: Anggap Aja Dia Nggak Ada!

BMKG Catat Gempa Bumi 2 Kali Tadi Pagi di Awal Februari, Jam 8 & Jam 10, Ini Lokasi dan Kekuatannya

Terima SK Pengangkatan, 139 CPNS Pemkab Mitra Mulai Dapat Gaji

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved