Kudeta Militer
Kondisi Terkini Myanmar dan Sosok Jenderal Pemimpin Kudeta. Ini Reaksi AS
Reuters melaporkan bahwa Aung San Suu Kyi ditahan bersama dengan para pemimpin lain dari partai NLD miliknya dalam penggerebekan dini hari tadi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Myanmar kini kembali menjadi perhatian internasional.
Situasi Myanmar kini dalam kondisi menegangkan.
Status Myanmar dinyatakan Keadaan Darurat.
Semua otoritas telah diberikan kepada komandan tertinggi militer dan keadaan darurat telah diumumkan.
Sementara televisi militer mengumumkan bahwa tentara telah mengambil alih negara selama satu tahun.
Militer Myanmar resmi melakukan kudeta dan menangkap menahan Kanselir Aung San Suu Kyi dan Presiden Myint pagi tadi.
Pihak militer kemudian mengumumkan keadaan darurat nasional selama satu tahun.
Reuters melaporkan bahwa Aung San Suu Kyi ditahan bersama dengan para pemimpin lain dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) miliknya dalam penggerebekan dini hari tadi.
Pihak militer Myanmar melakukan kudeta atas dasar adanya kecurangan pemilu.
Panglima militer Min Aung Hlaing yang memimpin kudeta milliter kini disebut memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun, menurut sebuah pernyataan di stasiun televisi milik militer.
NetBlock mangabarkan militer kini menduduki balai kota Yangon sekaligus mengontrol data internet seluler serta layanan telepon. Penduduk juga melaporkan konektivitas internet turun drastis.
Kepada Reuters, juru bicara NLD Myo Nyunt mengatakan Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint dan para pemimpin NLD lainnya telah ditangkap pada dini hari tadi.
Sosok Jenderal Min Aung Hlaing
Nama Jenderal Min bukan sosok yang baru didengar dunia, mengingat dia adalah otak dari penindakan terhadap etnis Rohingya.
Pada 26 Oktober 2017, Menteri Luar Negeri AS saat itu, Rex Tillerson, menelepon langsung Min dan mendesaknya agar menghentikan kekerasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosok-min-aung-hlaing-yr757.jpg)