Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

WASPADA Diare Kronis, Perhatikan Apa Saja Penyebabnya, Ada 7 Hal, Simak Juga Cara Mengatasinya

Meminum alkohol atau minuman dalam jumlah besar yang mengandung kafein, seperti kopi dan minuman bersoda, dapat menyebabkan tinja encer dan berair.

Shutterstock
ILUSTRASI DIARE 

Tes tinja biasanya diperlukan untuk mendiagnosis infeksi parasit. Seorang dokter juga dapat melakukan biopsi.

6. Penyakit radang usus

Penyakit radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD) adalah istilah umum untuk beberapa kondisi kronis yang melibatkan peradangan usus.

Dua yang paling umum adalah penyakit Crohn dan kolitis ulserativa.

Beberapa gejala penyakit radan usus, meliputi:

·Darah di bangku

·Kelelahan

·Demam

·Mual

·Sakit perut dan kram

Saat ini tidak ada obat untuk IBD. Namun, orang biasanya dapat mengelolanya menggunakan obat-obatan dan dengan membuat perubahan gaya hidup.

7. Penyebab lainnya

Beberapa penyakit lain yang bisa menjadi penyebab diare kronis, termasuk:

·Irritable bowel syndrome (IBS): Ini adalah kelainan fungsional yang dapat menyebabkan diare, sembelit, atau keduanya

·Pengangkatan kandung empedu: Setelah prosedur ini, lebih banyak empedu dapat terbentuk di usus besar. Ini bisa menyebabkan diare kronis

·Gangguan hormonal: Beberapa contoh gangguan hormonal termasuk tiroid dan diabetes yang terlalu aktif

·Pembedahan: Diare bisa menjadi komplikasi dari beberapa jenis operasi perut atau usus

·Alergi: Dalam kasus yang jarang terjadi, alergi makanan dapat menyebabkan tinja encer dan encer

·Tumor langka: Misalnya, tumor karsinoid menghasilkan hormon yang menyebabkan diare

Cara mengatasi diare kronis

Gejala utama diare kronis adalah tinja encer atau berair yang berlangsung selama berminggu-minggu.

Seseorang mungkin juga mengalami gejala lain, seperti:

·Kram perut

·Perut kembung

·Mual

Merangkum Health Line, obat antidiare kiranya dapat meredakan diare, tetapi obat ini tidak disarankan sebagai terapi jangka panjang.

Pengobatan diare kronis tergantung pada penyebab yang mendasari.

Misalnya, jika Anda didiagnosis dengan kondisi medis seperti kolitis ulserativa, penyakit Crohn, pankreatitis, atau penyakit celiac, dokter mungkin akan mendiskusikan pilihan pengobatan dengan Anda dan merekomendasikan tindakan terbaik.

Perawatan mungkin termasuk obat resep seperti imunosupresan atau kortikosteroid.

Diare dapat membaik seiring dengan peningkatan kesehatan Anda.

Pilihan pengobatan tambahan untuk diare kronis meliputi:

1. Gaya hidup dan pengaturan pola makan

Membuat jurnal makanan untuk membantu menentukan apakah diet merupakan faktor yang mendasari diare kronis.

Caranya, catat semua makanan dan kudapan Anda, dan catatlah gejala yang timbul.

Setelah beberapa minggu, Anda mungkin dapat mengidentifikasi makanan pemicu yang mungkin.

Jika demikian, hilangkan makanan ini dari diet Anda untuk melihat apakah gejala Anda membaik.

Misalnya, diare dapat berhenti atau membaik secara signifikan setelah menghentikan asupan gluten, pemanis buatan, atau produk susu.

Atau, kondisi Anda mungkin membaik setelah menghilangkan sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan tertentu dari makanan Anda.

Perubahan gaya hidup untuk membantu mengatasi diare kronis meliputi:

·Menghindari kafein dan minuman beralkohol

·Makan makanan rendah serat

·Minum air puti untuk mencegah dehidrasi

·Mengontrol porsi makanan untuk menghindari makan berlebihan

2. Obat-obatan

Jika bakteri atau parasit menyebabkan diare kronis, dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik.

Obat resep yang mengandung kodein juga dapat meredakan karena meningkatkan waktu yang dibutuhkan feses untuk melewati saluran pencernaan, menghasilkan tinja yang lebih besar.

Namun, ada risiko kecanduan dengan obat-obatan ini, jadi dokter Anda mungkin tidak merekomendasikan kodein sebagai terapi jangka panjang.

Obat-obatan yang dijual bebas seperti bismuth (Pepto-Bismol) dan loperamide (Imodium) juga memperlambat transit tinja, tetapi hanya boleh diminum dalam jangka pendek.

Bicaralah dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan ini untuk mengobati diare kronis.

3. Pengobatan rumahan dan pengobatan alami

Diare kronis dapat terjadi setelah minum obat resep seperti antibiotik.

Bicaralah dengan dokter Anda tentang obat alternatif.

Jika tidak tersedia, masukkan probiotik ke dalam makanan Anda untuk memulihkan massa tinja. Ini tersedia dalam bentuk yogurt dan kapsul.

Suplemen serat dikaitkan dengan meredakan sembelit. Tetapi suplemen serat tertentu juga dapat meredakan diare kronis karena efeknya menahan air.

Mengambil psyllium (Metamucil) setiap hari dapat menghasilkan tinja yang lebih padat dan mengurangi atau menghilangkan diare yang disebabkan oleh IBS atau obat-obatan. (*)

Artikel ini telah tayang di:

Kompas.com

https://health.kompas.com/read/2021/01/30/120700768/7-penyebab-diare-kronis-dan-cara-mengatasinya?page=all#page2

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved