Smart Woman
Gadis Cantik Valensia Sumampouw Berbagi Terhadap Sesama Korban Bencana Alam
Bencana alam yang menimpa kota Manado, mengakibatkan banyak rumah terendam banjir dan beberapa titik lokasi longsor
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bencana alam yang menimpa kota Manado, mengakibatkan banyak rumah terendam banjir dan beberapa titik lokasi longsor.
Akibatnya dari bencana tersebut banyak korban yang terdampak banjir dan juga ada beberapa orang yang meninggal akibat tanah longsor.
Gadis bernama lengkap Valensia Sumampouw mengatakan dalam pribadinya tentu sangat prihatin dengan bencana yang terjadi di kota Manado,
karena yang namanya musibah apapun itu tentu tidak menyenangkan, tidak enak, bahkan menyakitkan.
• Pergeseran Vaksin Covid-19 dari Dinkes Minsel Mendapat Pengawalan Ketat
• Dinkes Minahasa Distribusi Vaksin Ke 22 Puskesmas, 1 Balai Kesehatan dan 4 Rumah Sakit
• Sidang Pendahuluan PHP Pilkada Boltim di MK Digelar Secara Virtual
"Melihat mereka yang menderita dan ada yang tewas akibat bencana alam yang terjadi, semua membutuhkan bantuan dan perhatian dari kita semua," kata Valen panggilan akrabnya.
Perempuan kelahiran Manado, 8 Juli 1999 katakan coba bayangkan jika hal tersebut terjadi dalam lingkup keluarga kita.
Sudah pasti akan berteriak minta tolong kepada semua orang yang ada di seluruh dunia dan juga kepada Tuhan Tidak ada yang bisa memprediksi kapan musibah datang.
"Kita bisa melihat bahwa musibah layaknya misteri yang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun kecuali Tuhan.
Berbagai macam musibah yang terjadi mulai dari banjir, gempa bumi, tanah longsor hingga yang terbaru yaitu menyebarnya virus Corona," tambah wanita yang bercita-cita menjadi seorang perawat.
• Sejak Ditugaskan ke Minsel, Kapolres Norman Sitindaon Komitmen Berantas Togel
• Tahap Satu Sudah Ada 758 Nakes yang Disuntik Vaksin Sinovac, 179 Tak Penuhi Syarat
Perempuan yang masih sementara kuliah jurusan keperawatan juga sampaikan saat panca bencana terjadi,
ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu korban bencana alam, dengan menolongnya lewat berbagai cara.
"Tidak harus dengan cara luar biasa, Kita bisa membantu lewat menyumbang pakaian, menyumbang bahan-bahan pokok lainnya seperti beras, gula dan lainnya," ungkap wanita yang hobi menggambar, Menari dan Mendaki gunung.
Mahasiswa yang sambil kuliah juga bekerja di Dinas kesehatan kota Manado juga katakan selain itu bisa membantu untuk membersihkan rumah mereka yang terkena bencana, atau hal-hal yang sangat dibutuhkan korban bencana.
• Sekda Minut Angkat Bicara Terkait TGR Puluhan Miliar Dana Covid
• Atta Sudah Siapkan Kamar untuk Anaknya dengan Aurel, Pakai Karpet Harga Rp 10 Miliar
Kemudian bagi anak sulung dari tiga bersaudara juga sampaikan selain itu bisa memberikan dukungan moril juga penting dilakukan jika ada orang lain yang mengalami musibah.
Dukungan moril penting untuk membangun kembali semangat, rasa bahagia dan daya juang yang mulai pudar ketika seseorang ditimpa bencana.
Anak dari ayah Naftali Sumampouw dan ibu Novita Sambow mengajak semua korban bencana kekuatan doa sangatlah luar biasa.
Di setiap agama, doa memiliki tujuan yang sama yaitu untuk kebaikan.
• Cara Mudah Mengobati Sakit Kepala Tanpa Minum Obat
• Begini Cara Pengembangbiakan Tanaman Keladi Atau Caladium Agar Tumbuh Subur
Untuk itu marilah saling mendoakan terlebih kepada orang-orang yang sedang mengalami musibah tersebut.
Yakinlah bahwa dengan ketulusan doa, yang mengalami musibah akan dikuatkan dan diberikan keselamatan di hari-hari berikutnya.
Pemilik akun Instagram bernama @valensiaevlin bilang, menolong tidak harus dengan sesuatu yang mahal.
Yang terpenting layak pakai dan bisa digunakan dengan baik. Menolong orang yang mengalami musibah tidak akan membuatmu miskin.
• Demi Jaga Vaksin Covid-19 Ini yang Dilakukan Anggota Polres Bolmong
• TES KEPRIBADIAN: Manakah Bulan yang Kamu Sukai? Pilihanmu Dapat Ungkap Sifat Aslimu yang Tak Terduga
Justru ini bisa menjadi pelajaran untuk semua bahwa tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa bantuan orang lain Dengan membantu para korban bencana alam, setidaknya dapat meringankan beban mereka.
Harapan wanita peraih gelar harapan II putri keperawatan (2018) ini, berpesan agar korban bencana semakin dikuatkan tetap waspada tenang
dan sabar dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi yakin bahwa Tuhan selalu ada bersama dan melindungi serta Ia tidak akan pernah meninggalkan kita dalam setiap kondisi apapun. (Fis)
• Murfi Sembako Meninggal Dunia karena Jantung, Begini Gejala yang Sering Dialami
Data diri
Nama lengkap : Valensia Sumampouw
Nama sehari-hari : Valen
TTL : Manado,08 Juli 1999
Hobi apa : Menggambar, Menari dan Mendaki gunung
Cita-cita: Perawat
Studi : Sementara Kuliah Jurusan Keperawatan
Kerja : sambil kuliah juga bekerja di Dinas kesehatan kota Manado
Hubunhan keluarga : Anak pertama dari tiga bersaudara
Nama orangtua ayah Naftali Sumampouw dan ibu Novita Sambow
Nama Instagram : @valensiaevlin
Prestasi : harapan II putri keperawatan (2018)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/valensia-sumampouw.jpg)