Terkini Daerah

Efek Samping Vaksin Sinovac Diungkap Wagub DKI Jakarta: Bikin Mengantuk

Vaksin Covid-19 dosis pertama pada Jumat (15/1/2021) membuat penerimanya mengalami kantuk.

Editor: Rhendi Umar
Tribunnews.com/ Reza Den Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kenakan Masker Presiden Lantik Riza Patria Sebagai Wagub DKI, https://www.tribunnews.com/corona/2020/04/15/kenakan-masker-presiden-lantik-riza-patria-sebagai-wagub-dki
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Vaksin Covid-19 dosis pertama pada Jumat (15/1/2021) membuat penerimanya mengalami kantuk.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria setelah berbincang dengan penerima vaksin dosis pertama di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (29/1/2021) pagi.

“Tadi saya sudah tanya dengan para tokoh bapak-bapak di sini mewakili tokoh agama pemerintahan, Forkopimda dan masyarakat. Tidak ada gejala serius (akibat vaksinasi dosis pertama), namun ada yang memang ngantuk, tapi itu hanya satu-dua saja,” kata Ariza saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (29/1/2021).

Ariza mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua diikuti 21 perwakilan dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan pejabat publik di DKI Jakarta yang divaksin dosis kedua.

Meski ada yang mengalami kantuk, namun Ariza menilai vaksin yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ini dianggap cocok untuk masyarakat.

Dia berharap, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini dapat terlaksana dengan baik.

“Untuk hari ini, saya mewakili Pak Gubernur melihat pelaksanaan vaksin dosis kedua yang diberikan kepada para tokoh. Alhamdulillah, DKI Jakarta sudah mendapatkan 240.000 dosis vaksin,” ujarnya.

“Pada tanggal 14-15 Januari kami sudah memulai vaksinasi di seluruh wilayah Jakarta. Di puskesmas, rumah sakit daerah, dan faskes lainnya,” tambahnya.

Ariza meyakini, vaksinasi yang diberikan dapat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal itu tentunya didukung dengan sikap penerima vaksin yang tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin.

“Mudah-mudahan pelaksaan vaksin bisa berlangsung dengan baik. Cepat selesai, sehinigga Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 21 tokoh diagendakan menjalani vaksinasi Covid-19 di Balai Kota DKI pada Jumat (15/1/2021) lalu.

Namun hanya 19 orang yang divaksin saat itu, karena dua orang di antaranya harus ditunda akibat tekanan darahnya cukup tinggi.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kapendam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Supardi dan sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved