Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Nasional

Barcelona Diambang Kebangkrutan, Gaji Pemain Terancam Tak Dibayar? Ini Tanggapan Koeman

Barcelona menutup musim 2019-2020 dengan utang mencapai 488,4 juta euro atau sekitar Rp8,38 triliun.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
TWITTER.COM/GOAL
Lionel Messi kena kartu merah dalam partai final Piala Super Spanyol antara Barcelona vs Athletic Bilbao, 17 Januari 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Barcelona nyaris bangkrut karena harus melunasi utang jangka pendek Rp 12,5 triliun dalam kurun waktu enam bulan.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman turut angkat bicara mengenai kondisi keuangan timnya.

Hal ini disebabkan seiring kepergian Josep Maria Bartomeu sebagai presiden Barcelona.

Bartomeu rupanya meninggalkan Barcelona dengan sejumlah besar utang untuk klub.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, Barcelona menutup musim 2019-2020 dengan utang mencapai 488,4 juta euro atau sekitar Rp8,38 triliun.

Momen Ronald Koeman diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona.
Momen Ronald Koeman diperkenalkan sebagai pelatih baru Barcelona. (TWITTER.COM/BARCACENTRE)

Seiring berjalannya waktu, Barcelona makin bobrok dalam hal keuangan saat memasuki musim ini.

Bahkan, pada akhir 2020 kemarin, utang yang tercatat di laporan keuangan tahunan Barcelona adalah sebesar 1,173 miliar euro atau sekitar Rp 20,1 triliun.

Utang Barcelona sebesar itu di antaranya terdiri atas 730 juta euro atau Rp12,5 triliun yang merupakan utang jangka pendek.

Utang jangka pendek tersebut pun kabarnya harus dilunasi oleh Barcelona setidaknya pada 30 Juni 2021 atau dalam jangka waktu 6 bulan mendatang.

Pandemi COVID-19 memperburuk keadaan keuangan Barcelona karena kehilangan pendapatan dari tiket penonton yang ditargetkan mencapai 56 juta euro.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengonfirmasi jika kabar tersebut bukan isapan jempol belaka.

"Barca jadi salah satu tim besar yang terdampak paling banyak dari pandemi COVID-19," kata Koeman jelang laga melawan Rayo Vallecano, dilansir BolaSport.com dari Mundo Deportivo.

"Terutama dari sektor penonton (penjualan tiket) dan pariwisata (turis)," tambahnya.

Akibat kabar tersebut, para pemain Barcelona diisukan tak menerima gaji seperti dilansir dari COPE.

Media tersebut menyebut para pemain Barcelona melewatkan salah satu dari dua kali pembayaran tahunan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved