Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rekening FPI

Rekening FPI Ternyata Ada Aliran Dana Asing, Islah: Berkaca dari Kasus Pendanaan Kelompok Radikal

Sebelumnya diketahui rekening FPI diblokir. Terkait hal tersebut sempat menjadi sorotan publik hingga mendapat kritikan para pengamat politik.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Lampung
Ilustrasi Rekening bank 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui rekening FPI diblokir.

Terkait hal tersebut sempat menjadisorotan publik hingga mendapat kritikan para pengamat politik.

Namun kini ditemukan fakta baru terkait rekening tersebut.

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta 26 Januari 2021: Anting Elsa Jatuh saat Bunuh Roy, Kini Dipegang Andin

Baca juga: Jawaban Soal TVRI SD Kelas 3 Selasa 26 Januari 2021, Tugas Episode 17 Sedia Payung Sebelum Hujan

Baca juga: Gerindra Beri Signal Tinggalkan Anies Baswedan, Wagub DKI Bilang Begini, Usung Risma di Pilkada DKI

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi lintas negara dalam rekening milik orang-orang yang terafiliasi dengan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Polri seharusnya bisa mengungkap motif di balik aliran dana asing tersebut.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi mengatakan bahwa pendanaan dalam gerakan radikal, ekstrem,

dan terorisme di Indonesia selalu menjadi persoalan.

Ketika penulusuran secara digital semakin ketat, kelompok terorisme menggunakan jalur nondigital untuk transaksi.

Dia mengingatkan belum lama ini ada temuan uang dari kotak amal digunakan untuk mendanai kegiatan teroris.

Beberapa kelompok menggunakan sirkular funding atau pencucian uang.

Uang dikeluarkan terlebih dahulu dari dalam negeri, lalu diendapkan di luar negeri, kemudian kembali ke dalam negeri.

"Berkaca dari berbagai kasus pendanaan terhadap kelompok radikal, tindakan PPATK membekukan beberapa rekening FPI itu sudah tepat.

Karena memang ini modus operansi yang sering dilakukan oleh kelompok-kelompok ekstrem kanan di Indonesia," kata Islah, Selasa (26/1/2021).

Islah kemudian memberikan contoh aksi Arab Spring yang membuat beberapa negara di Timur Tengah hancur-hancuran.

Hal itu ditengarai adanya aliran dana luar negeri dan keterlibatan negara-negara barat dalam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved