Penangangan Covid
Proses Vaksinasi di Minut Akan Dilakukan 1 Februari Mendatang
Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akan melakukan proses vaksinasi vaksin sinovac, pada 1 Februari mendatang.
Penulis: Erlina Langi | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) akan melakukan proses vaksinasi vaksin sinovac, pada 1 Februari mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Minut, Alain Beyah saat dikonfirmasi Tribun Manado pada Selasa (26/1/2021) disela pendistribusian vaksin.
Ia mengatakan sesuai rencana proses vaksinasi perdana akan dipusatkan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis.
"Nanti usai pembukaan agenda vaksinasi, pada 1 Februari baru kita lakukan secara bergilir di 11 puskesmas dan dua rumah sakit," ujarnya.
Alain mengatakan Dinkes Minut, sejak minggu lalu telah melakukan screening bagi calon penerima vaksin.
"Jadi proses screening telah dimulai sejak pekan lalu hingga saat ini, sehingga ketika proses vaksinasi dilakukan pada 1 Februari sudah langsung berjalan, paling hanya tinggal pemeriksaan antibodi dan tensi dara saja," terang Alain.
Ia menjelaskan bagi calon penerima yang tidak memenuhi syarat pada screening, sudah dipastikan tidak akan mendapat jatah vaksin sesuai aturan.
"Untuk saat ini kita belum dapat memastikan siapa saja Forkopimda yang akan menerima vaksin, sebab takutnya mereka tidak lolos pemeriksaan kesehatan sebelum vaksin, yang pasti unsur Forkopimda juga akan mengambil bagian sebagai penerima vaksin pertama di Minut," tandasnya.
3.136 Vaksin Sinovac Tiba di Minut
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya 3.136 dosis vaksin sinovac tiba di Kabupaten Minahasa Utara, pada Selasa (26/1/2021).
Terpantau proses pendistribusian vaksin sinovac berjalan ketat. Para aparat kepolisian menjaga setiap sudut rumah sakit maria walanda maramis guna menghindari gangguan saat proses distribusi.
Kepala Dinas Kesehatan Minut, Alain Beyah mengatakan meski sempat tertunda waktu lalu, namun proses distribusi vaksin, berjalan tepat waktu.
"Sebab agenda vaksinasi ini juga secara nasional dijadwalkan sejak 15 Januari hingga April mendatang," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Alain juga menjamin, vaksin sinovac aman disimpan di RSUD Maria Walanda Maramis.
"Sebab kami telah menyiapkan ruangan yang representatif untuk menyimpan vaksin tersebut agar tetap terjaga dengan baik," tandasnya. (drp)
Penyebaran Covid-19 di Minut Masih Tinggi, Penularan Terus Terjadi Secara Masif
Angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), masih tinggi.
Pasalnya dalam pantauan dua hari terakhir penularan wabah terus terjadi secara masif.
Terpantau sejak Minggu (24/1/2021) hingga Senin (25/1/2021), Minut telah ketambahan 64 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.
Dimana pada Minggu (24/1/2021) Minut ketambahan 43 kasus kemudian Senin (25/1/2021) kembali bertambah 21 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Minut, Alain Beyah Senin (25/1/2021) menjelaskan penambahan kasus tersebut patut diwaspadai, sebab melihat update perhari penularan Covid-19 telah terjadi tak terkendali.
"Apalagi saat ini Minut juga masih berstatus zona merah atau beresiko tinggi penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat perlu mengetatkan penerapan protokoler kesehatan dalam setiap aktivitas," tegasnya.
Alain dalam kesempatan itu juga mengatakan skema penanganan untuk menekan penyebaran Covid-19 masih sama.
"Yakni kita tetap mengawasi secara ketat penerapan protokoler kesehatan serta melakukan pembatasan aktivitas terutama bagi pelaku usaha, dimana kita membatasi operasional usaha," tandasnya.
Sekedar informasi, dari update terakhir gugus tugas Minut, Senin (25/1/2021), kumulatif kasus Covid-19 mencapai 1113, dimana dari total tersebut ada 952 orang dinyatakan sembuh, 122 pasien menjalani perawatan dan 39 meninggal akibat Covid-19. (drp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/alain-beyah-saat-menerima-distribusi-vaksin-sinovac-selasa-2612021-57457.jpg)